Berita Mataram

Camat Ampenan Atensi Akurasi Data Kependudukan pada Jalur Domisili SPMB 2025

Pihak kecamatan Ampenan siap mendampingi para orang tua ketika mendaftarkan anaknya sekolah.

TribunLombok.com/Rozi Anwar
Sejumlah pendaftar yang sedang antre PPDB Mataram jalur afirmasi dan prestasi di SMP Negeri 2 Mataram pada Senin (24/6/2024). Jalur domisili pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 memerlukan akurasi data kependudukan. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Jalur domisili pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 memerlukan akurasi data kependudukan.

Camat Ampenan Muzakkir Walad mengungkapkan dukungannya terhadap penerimaan murid baru jalur domisili dengan syarat Kartu Keluarga ini.

“Kita secara teritorial untuk urusan domisili kita akan laksanakan sebaik mungkin. Artinya tidak dalam hal nanti urusan sekolah menerima atau tidak itu bukan kami yang punya otoritas untuk itu, tapi untuk berkas yang diperlukan kita akan siapkan keakuratannya,” ucap Zakir setelah dikonfirmasi, Minggu (13/4/2025).

Pihak kecamatan juga siap mendampingi para orang tua ketika mendaftarkan anaknya sekolah.

Baca juga: Komisi IV DPRD Kota Mataram Pantau Jalur Domisili SPMB 2025

“Dalam hal pemenuhan pelayanan ke masyarakat terkait domisili kita siap menjelaskan bahwa mereka penduduk kita," tegasnya.

Dia menekanan inklusivitas pendidikan walaupun dalam kondisi pemberlakuan jalur domisili.

Jalur ini, sambung dia, dapat membawa pemerataan pendidikan kepada warga.

“Dan ini kita dorong, menjadi tugas kita bersama untuk menggaungkan sekolah di wilayah yang memang dekat dengan tempat tinggal kita, selain untuk bisa memberikan pemantauan lebih, juga bisa hemat ongkos sekolah karena jarak tempuhnya juga masih di sekitaran wilayah tempat tinggalnya,” ungkap Zakir.

Dia mencontohkan SMP Dolar Ampenan yang sempat mengalami kekurangan siswa pendaftar pada 2024 lalu.

“Oleh karenanya, hadirnya sistem domisili ini kita sangat suport dan kita akan siap berkolaborasi dengan semua pihak. Semua sekolah yang ada di Ampenan bisa memenuhi kuota penerimaan siswa yang nantinya akan diberikan,” pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved