Berita Mataram
Camat Ampenan Atensi Akurasi Data Kependudukan pada Jalur Domisili SPMB 2025
Pihak kecamatan Ampenan siap mendampingi para orang tua ketika mendaftarkan anaknya sekolah.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Jalur domisili pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 memerlukan akurasi data kependudukan.
Camat Ampenan Muzakkir Walad mengungkapkan dukungannya terhadap penerimaan murid baru jalur domisili dengan syarat Kartu Keluarga ini.
“Kita secara teritorial untuk urusan domisili kita akan laksanakan sebaik mungkin. Artinya tidak dalam hal nanti urusan sekolah menerima atau tidak itu bukan kami yang punya otoritas untuk itu, tapi untuk berkas yang diperlukan kita akan siapkan keakuratannya,” ucap Zakir setelah dikonfirmasi, Minggu (13/4/2025).
Pihak kecamatan juga siap mendampingi para orang tua ketika mendaftarkan anaknya sekolah.
Baca juga: Komisi IV DPRD Kota Mataram Pantau Jalur Domisili SPMB 2025
“Dalam hal pemenuhan pelayanan ke masyarakat terkait domisili kita siap menjelaskan bahwa mereka penduduk kita," tegasnya.
Dia menekanan inklusivitas pendidikan walaupun dalam kondisi pemberlakuan jalur domisili.
Jalur ini, sambung dia, dapat membawa pemerataan pendidikan kepada warga.
“Dan ini kita dorong, menjadi tugas kita bersama untuk menggaungkan sekolah di wilayah yang memang dekat dengan tempat tinggal kita, selain untuk bisa memberikan pemantauan lebih, juga bisa hemat ongkos sekolah karena jarak tempuhnya juga masih di sekitaran wilayah tempat tinggalnya,” ungkap Zakir.
Dia mencontohkan SMP Dolar Ampenan yang sempat mengalami kekurangan siswa pendaftar pada 2024 lalu.
“Oleh karenanya, hadirnya sistem domisili ini kita sangat suport dan kita akan siap berkolaborasi dengan semua pihak. Semua sekolah yang ada di Ampenan bisa memenuhi kuota penerimaan siswa yang nantinya akan diberikan,” pungkasnya.
(*)
Bappenda Kota Mataram Akui Royalti Musik Berpotensi Jadi Kendala Capaian PAD |
![]() |
---|
DPRD Kota Mataram Sebut Polemik Royalti Musik Bisa Jadi Ancaman PAD |
![]() |
---|
HIV/AIDS di Kota Mataram Masuk Level Mengkhawatirkan, 929 Kasus Sepanjang Januari-Juni 2025 |
![]() |
---|
Inspektorat Kota Mataram Sebut Temuan BPK Terkait Pinjam Nama Perusahaan Hanya Soal Administrasi |
![]() |
---|
Sekolah di Mataram Wajib Pasang Atribut Merah Putih HUT ke-80 RI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.