Gangster Kota Mataram
Mohan Roliskana Minta Warga Mataram Tak Termakan Hoax Teror Gangster
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana minta masyarakat bijak bermedia sosial menyikapi dugaan teror gangster yang terjadi belakangan ini
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana menyoroti isu teror gangster yang terjadi di tengah masyarakat belakangan ini.
Menurutnya, teror gangster tersebut belum dibuktikan secara pasti, hingga masyarakat diminta untuk lebih bijak menyikapi masalah tersebut.
Adapun, insiden kriminal yang terjadi di jalan Udayana beberapa waktu lalu diindikasikannya bersifat personal dan saat ini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.
Meskipun demikian, Pemkot dalam hal ini tetap memberikan perhatian penuh terhadap keamanan dan ketertiban di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut.
Mohan juga telah menginstruksikan jajarannya untuk bersinergi dengan aparat keamanan guna memastikan situasi tetap kondusif.
“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Proses penanganan kasus ini sedang berjalan, dan ada beberapa orang yang sedang diperiksa lebih lanjut,” ucap Mohan dikonfirmasi, Sabtu (22/2/2025).
Mohan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyoroti adanya hoaks yang mengaitkan peristiwa di daerah lain dengan situasi di Kota Mataram, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Jangan mudah percaya informasi yang beredar di media sosial. Ada hoaks yang mengangkat kejadian dari tempat lain, kemudian seolah-olah terjadi di Mataram. Kita harus bijak dalam menyaring informasi,” katanya.
Menutup pernyataannya, Mohan menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama kepolisian terus bekerja untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Baca juga: Teror Gangster di Kota Mataram, Pj Bupati Juaini Pastikan Tidak Merembet ke Lombok Timur
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Mataram.
Ditempat terpisah, Kasatpol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi telah menyiapkan 1 pleton guna mengatensi teror gangster tersebut.
“Gangster ini masih dalam proses pengembangan penyidikan oleh pihak kepolisian. Yang jelas kami sudah siagakan 1 pleton untuk berjaga 24 jam,” ucap Irwan.
Kendati demikian, pihaknya masih menggali informasi, apakah segerembolan orang yang telah dilaporkan ini merupakan murni gangster atau ada motif lainnya.
Berdasarkan adanya laporan masyarakat lanjut dia, pihaknya juga sejauh ini intens turun melakukan pengecekan ke lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/CUACA-BURUK-MATARAM-32.jpg)