Pelatikan Kepala Daerah
Daftar 10 Pasangan Kepala Daerah NTB yang Akan Dilantik Presiden Prabowo 6 Februari 2025
Hanya paslon calon wali kota dan wakil wali Kota Bima yang ditunda pengusulannya karena masih menjalani siding sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan 10 nama kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 untuk dilantik Presiden Prabowo Subianto.
Usulan pelantikan 10 kepala daerah terpilih tersebut dikirim Pemprov NTB melalui Kementerian Dalam Negeri.
Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTB Lalu Hamdi mengatakan, hanya wali kota dan wakil wali Kota Bima yang ditunda pengusulannya karena masih menjalani siding sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan hasil sengketa 13 Maret, nanti kita akan usulkan secara tersendiri setelah keluar hasilnya," kata Hamdi.
Sesuai hasil rapat antara Komisi II DPR RI bersama Kemendagri, pelantikan kepala daerah yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi dilaksanakan pada 6 Februari 2025 mendatang.
Dewan juga meminta kepada Mendagri mengusulkan perubahan Peraturan Presiden Nomor 80 tahun 2024 tentang tata cara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Dimana dalam peraturan tersebut semula pelantikan akan dilakukan pada 7 Februari untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, serta 10 Februari bagi Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Berikut nama 10 pasangan kepala daerah yang diusulkan Pemerintah Provinsi NTB untuk dilantik presiden.
1. Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri
Paslon nomor urut 3 Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) ini meraih 1.163.194 suara dalam Pilkada 2024. Pasangan ini mengalahkan dua petahana sekaligus yakni Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah.
Paslon nomor urut 1 Sitti Rohmi Djalilah yang berpasangan dengan HW Musyafirin (Rohmi-Firin) hanya mendapatkan 775.937 suara. Sedangkan paslon nomor urut 2, Zulkieflimansyah bersama H Suhaili Fadhil Tohir (Zul-Uhel) mendapatkan 887.791 suara.
2. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan TGH Mujiburrahman
Pasangan petahana H Mohan Roliskana bersama TGH Mujiburrahman kembali memimpin Kota Mataram setelah memenangi Pilkada dengan perolehan 112.946 suara.
Mereka mengalahkan pasangan calon nomor urut 1 Lalu Aria Dharma dan Weis Aqurnain yang perolehan suara sah sebanyak 86.432 suara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kepala-daerah-ntb.jpg)