Pilkada Lombok Barat
PROFIL Nurhidayah, Totalitas Mengabdi Bangun Lombok Barat Sejak Menjadi Kepala Desa
Dengan mengusung tagline "Jalan Baru Lombok Barat Maju" dia berhasil mencuri perhatian warga. Sebab sebelumnya dia hanya disebut akan jadi wakil.
TRIBUNLOBOK.COM, LOMBOK - Sosok Hj Nurhidayah saat ini menjadi pusat perhatian. Dia menjadi calon bupati perempuan yang siap berkompetisi di Pilkada Lombok Barat 2024.
Berikut ini profil Hj Nurhidayah yang dirangkum TribunLombok.com dari berbagai sumber.
Nama Hj Nurhidayah menjadi salah satu bakal calon Bupati Lombok Barat yang cukup diperhitungkan.
Pemimpin perempuan ini bukan politisi biasa. Dia kini menjabat ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat.
Dengan mengusung tagline "Jalan Baru Lombok Barat Maju" dia berhasil mencuri perhatian warga. Sebab sebelumnya, dia hanya dijagokan menjadi wakil bupati Lombok Barat.
Belakangan setelah muncul drama politik, ia memantapkan niatnya maju menjadi orang nomor satu di Lombok Barat. Tercatat sudah ada 10 kursi diklaim dalam genggamannya. Terlebih syarat maju di Lombok Barat cukup dengan sembilan kursi.
Baca juga: Nurhidayah Paparkan Visi Misi di Partai Gelora, Soroti Jalan Rusak dan Pariwisata yang Tak Optimal
"Dorongan ke saya untuk memberikan perubahan untuk Lombok Barat begitu kuat. Keluarga, sahabat, para tokoh memberikan semangat itu," katanya.
Urusan komitmen, Nurhidayah berkisah, sudah memulai sejak menjadi Kepala Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari periode 2008-2013. Kala itu, ia menjadi satu-satunya kepala desa perempuan.
Untuk hal-hal yang berkaitan dengan urusan masyarakat, ia tak segan memutar otak mencari sumber pembiayaan di luar pemerintah. Yang utama, janjinya pada masyarakat tertunaikan.
"Misal saya janji untuk perbaikan jalan, ketika anggaran tak ada. Saya upayakan ada solusi, bagaimanapun caranya," ujarnya.

Nama besar ayahnya yaitu Haji Sanusi justru membuatnya ingin membuktikan diri, tak ingin dianggap hanya sebagai bayang-bayang orang tua. Aji mumpung menjadi kepala desa. Praktis selama satu periode menjabat, tugasnya tertunaikan dengan husnul khatimah.
Kiprah baik itu, kata dia, yang kemudian membulatkan tekadnya untuk menuju ruang pengabdian lebih luas. Periode 2014-2019 ia menjadi wakil rakyat dari Partai Gerindra. Ia maju dari Dapil Gunungsari-Batulayar.
Periode pertama ini, dimanfaatkan untuk mengenal Kabupaten Lombok Barat lebih dalam. Beragam problematika masyarakat seperti kemiskinan, pengangguran, gizi buruk, pemberdayaan masyarakat, sampai urusan kesenjangan sosial diurus dengan serius. Pokok pikiran (pokir) sebagai Anggota DPRD Lombok Barat pun dimaksimalkan dalam urusan-urusan tersebut.
"Periode awal itu (Anggota DPRD) saya mempelajari banyak hal, " ucapnya.
Jebolan SMPN Gunung Sari ini kemudian kembali terpilih sebagai wakil rakyat. Dari anggota dewan biasa, pada periode 2019-2024 ia langsung melejit menjadi Ketua DPRD Lombok Barat. Posisi yang tentu tak sembarangan orang mendapat amanah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.