Berita Haji NTB 2024
Cerita Sahwan Jemaah Calon Haji Tuna Netra Asal Lombok Barat
Sahwan Sorah (56) peria asal Desa Mejeti, Kabupaten Lombok Barat tetap semangat mengikuti ibdah haji meski kondisi mengalami tuna netra
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sahwan Sorah (56) peria asal Desa Mejeti, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, merupakan satu-satunya Jemaah Calon Haji (JCH) tuna netra yang berangkat ke tanah suci.
Meski mengalami keterbatasan pengelihatan, namun ia sangat semangat untuk melaksanakan ibadah rukun Islam kelima itu, Sahwan sehari-hari bekerja sebagai guru Bahasa Inggris di salah satu SMP di Lombok Barat.
Belasan tahun mengalami gangguan pengelihatan sejak 2012 lalu, tidak menyurutkan semangatnya meski menunggu hampir 12 tahun lamanya. Kebahagian Sahwan semakin lengkap karena menunaikan ibadah haji bersama sang istri.
"Alhamdulillah, pada saat mendaftar tidak ada penolakan dari Kementerian Agama. Proses pendaftaran berjalan lancar," kata Sahwan, Kamis (23/5/2024).
Ia menceritakan bagaimana awal mulanya mengalami gangguan pengelihatan, pada tahun 1992 matanya mulai minus, Sahwan sempat melakukan operasi mata pada tahun 2003 di Surabaya namun sejak saat itu justru dia kehilangan pengelihatannya.
Kondisi tersebut juga tidak menyurutkan niat Sohwan untuk bertamu ke rumah Allah. Bahkan ia berharap dengan kondisinya sekarang bisa lebih khusuk berdoa meminta keselamatan dari Allah SWT.
"Saya berdoa kepada Allah mudah-mudahan Allah memberikan jalan, bimbingan untuk kami dapat melaksanakan ibadah haji," kata ayah dari empat orang anak tersebut.
Sebelum berangkat ke tanah suci mekkah, Sahwan bersama JCH di Kabupaten Lombok Barat mengikuti serangkaian Manasik Haji didampingi istrinya.
Baca juga: Deretan Janji Kampanye Anies di NTB: Pupuk dan Pangan Murah Hingga Pangkas Masa Tunggu Ibadah Haji
JCH kloter sembilan asal Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah memasuki asrama haji pada hari Rabu, 22 Mei 2024.
Sahwan bersama istrinya masuk dalam kloter 9 bersama sejumlah JCH dari Kabupaten Lombok Tengah.
Sebanyak 393 JCH kloter sembilan sekaligus kloter terakhir yang berangkat menuju Madinah, sementara kloter 10 hingga kloter 13 langsung menuju ke Makkah sehingga mereka diperintah untuk menggunakan Ihram sejak dari Asrama Haji Embarkasi Lombok.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.