Berita Lombok Timur
Diresmikan 2021, Sentra Kuliner Terara di Lombok Timur Mati Suri
Sentra Kuliner Terara (SKT) yang sebelumnya diresmikan secara langsung mantan Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy kini terkesan mati suri.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Endra Kurniawan
"Sehingga berfungsi dengan baik, dan mudah-mudahan setelah Ramadhan juga dia berfungsi," tutupnya.
Namun, yang terjadi saat ini banyak para pedagang yang enggan untuk mengisi lapak yang sudah disiapkan di SKT.
Kordinator SKT, M Ridwan mengatakan SKT ini bukan hanya semarak Ramadhan sesaat, tetapi SKT ini memang diperuntukkan untuk memfokuskan kuliner khas masyarakat Terara dalam satu tempat.
Baca juga: Asyiknya Ngabuburit di Pojok Baca Digital Kantor Bupati Lombok Timur
"Tanggal 28 Februari 2021 itu bupati sudah menyerahkan SK SKT ini kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yang sebelumnya dipegang sama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," terangnya.
Tetapi karena pengelolaan yang dirasa kurang maksimal, maka bupati menyerahkan pengelolaan untuk SKT ini kepada Baznas.
Di Ramadhan 2022 lalu, pihaknya sudah mulai berbenah untuk memperkenalkan produk khas masyarakat Terara, diantaranya ada ayam rarang hingga sate bantingan.
Untuk itu, ia juga sudah mendirikan koperasi yang diketuai langsung oleh M Ridwan Nazari sendiri.
Untuk pengamanan, selama bulan Ramadhan di SKT masih diawasi oleh koperasi yang sudah dibentuk. Dengan lapak yang disediakan oleh Baznas itu disewakan sebesar Rp125 ribu untuk pedagang di sana.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.