Berita Lombok Timur

Diresmikan 2021, Sentra Kuliner Terara di Lombok Timur Mati Suri

Sentra Kuliner Terara (SKT) yang sebelumnya diresmikan secara langsung mantan Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy kini terkesan mati suri.

TribunLombok.com/Istimewa
Sentra Kuliner Terara pada Ramadhan 1445 Hijriah ini tak dioptimalkan dan terkesan mati suri. 

"Sehingga berfungsi dengan baik, dan mudah-mudahan setelah Ramadhan juga dia berfungsi," tutupnya.

Namun, yang terjadi saat ini banyak para pedagang yang enggan untuk mengisi lapak yang sudah disiapkan di SKT.

Kordinator SKT, M Ridwan mengatakan SKT ini bukan hanya semarak Ramadhan sesaat, tetapi SKT ini memang diperuntukkan untuk memfokuskan kuliner khas masyarakat Terara dalam satu tempat.

Baca juga: Asyiknya Ngabuburit di Pojok Baca Digital Kantor Bupati Lombok Timur

"Tanggal 28 Februari 2021 itu bupati sudah menyerahkan SK SKT ini kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yang sebelumnya dipegang sama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," terangnya.

Tetapi karena pengelolaan yang dirasa kurang maksimal, maka bupati menyerahkan pengelolaan untuk SKT ini kepada Baznas.

Di Ramadhan 2022 lalu, pihaknya sudah mulai berbenah untuk memperkenalkan produk khas masyarakat Terara, diantaranya ada ayam rarang hingga sate bantingan.

Untuk itu, ia juga sudah mendirikan koperasi yang diketuai langsung oleh M Ridwan Nazari sendiri.

Untuk pengamanan, selama bulan Ramadhan di SKT masih diawasi oleh koperasi yang sudah dibentuk. Dengan lapak yang disediakan oleh Baznas itu disewakan sebesar Rp125 ribu untuk pedagang di sana.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved