Berita Lombok Tengah

RSUD Praya Bakal Punya Unit Jantung dan Stroke, Nakes Dilatih di Jakarta

Pelatihan dilakukan selama 3 bulan yang terdiri dari ASN dan non ASN di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Harapan Kita Jakarta

Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
ISTIMEWA
Direktur RSUD Praya dr. Mamang Bagiansyah. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - RSUD Praya Lombok Tengah segera mengirimkan petugas kesehatan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Harapan Kita Jakarta untuk dilatih.

Pelatihan tim medis ini dilakukan untuk memenuhi syarat pembentukan unit stroke dan jantung sehingga masyarakat tidak lagi ke luar Lombok Tengah untuk mendapatkan perawatan jantung dan stroke.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Pelayanan dan Pengembangan SDM (P2SD) RSUD Praya dr Heny di Praya, Jumat (22/3/2024).

"Penderita penyakit ini cukup banyak, jadi nanti jika sudah berdiri unit ini maka masyarakat bisa dirawat atau juga cek kesehatan jantung di RSUD Praya," jelas dr Heny.

Baca juga: Hadiri HUT RSUD Kota Bima, M Rum Minta Nakes Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Di dalam unit itu nanti sumber daya petugas kesehatan harus tersedia seperti Perawat terlatih jantung dan dokter spesialis jantung terlatih. Minimal spesialis jantung 1 orang dan perawat 6.

Pelatihan dilakukan selama 3 bulan yang terdiri dari ASN dan non ASN. Unit ini ditargetkan akan mulai beroperasi awal tahun 2025 mendatang, sementara alat dan gedung tahun ini dibangun.

Heny menambahkan petugas yang akan dilatih tidak sembarang melainkan petugas kesehatan yang sesuai dengan disiplin ilmu atau minimal pernah mengikuti pelatihan dasar sehingga tidak banyak yang memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan itu.

"Petugas yang ikut pelatihan itu berdasarkan rekomendasi dokter spesialis jantung dan itu nanti dilihat dari kinerja dan prestasinya selama bekerja di rumah sakit," jelasnya.

Untuk biaya pelatihan dan biaya hidup petugas kesehatan selama di Jakarta nanti dibebankan kepada anggaran RSUD Praya. Rencananya pelatihan alam dilakukan seusai bulan puas

Dia menambahkan selain upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit, salah satu prasyarat utama untuk meningkatkan status atau tipe rumah sakit adalah dengan ketersediaan unit ini.

Karena itu pihak rumah sakit terus berupaya melengkapi unit unit pelayanan kesehatan di RSUD Praya sesuai semboyan "beriuk meriri".

Baca juga: RSUD Provinsi NTB Hadirkan Pengobatan Kanker Modern Cryosurgery

RSUD berupaya menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Lombok Tengah nantinya.

Untuk itu dibutuhkan dukungan dari semua pihak dalam mewujudkan semua itu, tanpa dukungan masyarakat dan stakeholder maka akan sulit bisa terwujud.

Direktur RSUD Praya dr. Mamang Bagiansyah menjelaskan, semangat beriuk atau berbenah bersama-sama terus digelorakan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Praya.

Tidak hanya berupaya melengkapi sarana prasarana kesehatan di RSUD Praya tetapi juga meningkatkan kualitas petugas kesehatan.

Salah satu bentuk berbenah di RSUD Praya adalah dengan berencana membentuk unit stroke dan jantung.

Untuk mewujudkan impian itu beberapa syarat yang harus disiapkan yakni selain menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana kesehatan, tetapi juga harus penyiapan petugas atau perawat kesehatan yang terlatih.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved