Opini
Sengkuni dan Drama Keluarga Jokowi
Bagi siapapun yang belajar sejarah Indonesia, khususnya masa Orde Baru, tentu tak ingin hukum diobok-obok demi kekuasaan dan kepentingan pribadi.
Kekuasaan Sengkuni yang seperti itu mestilah diperangi.
Memang Sengkuni hidupnya berakhir di padang Kurusetra dalam perang besar Baratayuda.
Tapi sifat jahat dan liciknya rupanya kembali mengalir dalam darah elit-elit politik kita saat ini.
Apakah momen Pemilu 2024 ini akan jadi Perang Baratayuda bagi perjuangan demokrasi dan hukum kita?
Kitalah yang menentukan, rakyat semua!
Jangan biarkan Sengkuni-Sengkuni menguasai lapangan demokrasi kita.
Apalagi membiarkan mereka berjoged ria di tengah kehancuran hukum dan demokrasi, segemoy dan segeboy apapun goyangan mereka.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Dedy-Ahmad-Hermansyah.jpg)