Universitas Terbuka
Universitas Terbuka Mataram Mulai Menerima Mahasiswa Disabilitas
Kebijakan ini dilakukan UT Mataram untuk memberikan ruang kepada semua elemen masyarakat agar bisa mengeyam pendidikan tinggi.
Penulis: Toni Hermawan | Editor: Sirtupillaili
Laporan TribunLombok.com, Toni Hermawan
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Universitas Terbuka (UT) Mataram sudah mulai menerima mahasiswa berkebutuhan khusus atau disabilitas.
Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan ruang kepada semua elemen masyarakat untuk bisa mengeyam pendidikan tinggi.
Direktur UT Mataram, Heriyanto mengatakan, mahasiswa difabel sudah mulai ada yang kuliah di UT, namun jumlah mereka belum banyak.
Hingga saat ini mahasiswa difabel yang tercatat studi di UT Mataram baru sembilan orang.
“Ke depan akan lebih banyak,” kata Heriyanto, saat konferensi pers di Hotel Grand Legi Mataram, Minggu (29/10/2023).
Baca juga: UT Mataram Gelar Seminar Akademik Bertajuk Menembus Rintangan dan Meraih Cita-cita
Guna menunjang pembelajaran untuk mahasiswa difabel, UT Mataram telah memberikan layanan pendidikan yang ramah difabel.
"Kita mengembangkan materi yang mendukung untuk mahasiswa difabel, pengembangan ini juga bukan hanya dilakukan oleh UT Mataram tapi UT pusat,” tambahnya.
Rektor Universitas Terbuka, Prof Drs Ojat Darojat mengatakan, UT Mataram telah menjadi pilihan masyarakat di NTB.
Sesuai dengan jumlah peningkatan mahasiswa saat ini lima ribu lebih mahasiswa.
“Mudahan tahun depan bisa 7.500 orang mahasiswa,” harapnya.
Saat ini, mahasiswa UT banyak dari kalangan milenial. Rata-rata mahasiswa UT yang tengah bekerja ataupun sudah berkeluarga.
“Saya liat mahasiswa UT saat ini ada baru tamat setahun dua tahun SMA dan mereka melanjutkan ke UT,” katanya.
Angka ini memberikan citra positif jika UT menjadi pilihan masyarakat. Pihaknya berharap UT mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.
“Terimakasih kepada pemerintah daerah telah sama-sama membantu meningkat Sumber Daya Manusia (SDM) di NTB,” ujarnya.
Ojat berharap mahasiswa UT harus tangguh dan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat menjadi solusi.
“Mudah-mudahan dengan ilmu dan pengalaman yang diterima dapat berkontribusi ditengah masyarakat,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Widuda-UTTTT.jpg)