Mori Hanafi Bakal Disidang Majelis Kehormatan DPP Gerindra Imbas Sebut Partainya 'Baperan'
Mori Hanafi terlihat ikut hadir saat Bakal Calon Presiden (Bacapres) Partai NasDem Anies Baswedan tiba di Bandara Lombok
Penulis: Lalu Helmi | Editor: Wahyu Widiyantoro
Sikap yang ditunjukkan Mori Hanafi dinilai menunjukkan etika politik yang tidak baik dalam berpartai.
Sementara pada sisi lain, Partai Gerindra sepakat mengusung dan mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Capres 2024.
“Mengenai keputusan bahwa saya akan dipecat, itu tidak apa-apa. Santai saja, mengapa orang Partai Gerindra terkesan baperan (berlebihan, red) ya?,” ungkap Mori.
Mori menegaskan, pertemuannya dengan Anies Baswedan hanya kebetulan.
Saat bertemu dengan Anies Baswedan, ia baru saja tiba di Lombok dan akan melanjutkan perjalanan menuju Bima.
Di Bima, Mori akan mengurus permasalahan Porprov NTB yang diselenggarakan KONI NTB.
“Pada saat proses transit, saya kemudian bertemu dengan Anies Baswedan. Pertemuan dengan Anies Baswedan merupakan basa-basi, tidak ada yang spesial. Saya hanya sekadar bersalaman dengannya,” jelas Mori.
Menurut Mori, sanksi yang akan segera diberikan Partai Gerindra tidak akan menghambat karier politiknya.
Sebab, banyak partai politik yang ingin menarik Mori.
“Pun ketika ingin kembali menjabat sebagai anggota DPRD NTB, saya tidak terlalu perlu memikirkan strategi kampanye. Sebab, kesempatan masih terbuka lebar,” pungkas Mori.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/mori-hanafi-sambut-anies-baswedan.jpg)