Ikhtiar Kembalikan Senyum Penderita Bibir Sumbing, RSUD Pemprov NTB Gelar Operasi Gratis

Sebanyak 35 orang anak mendapat bantuan operasi bibir sumbing gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, Selasa (24/1/2023).

Editor: Sirtupillaili
Dok.Pemprov NTB
Wakil Gubernur Provinsi NTB Siti Rohmi Djalilah (kiri) dan Direktur RSUD Provinsi NTB dr Lalu Herman Mahaputra meninjau langsung proses operasi bibir sumbing, di RSUD Provinsi NTB, Selasa (23/1/2023). 

TRIBUNLOMBOK.COM - Sebanyak 35 orang anak mendapat bantuan operasi bibir sumbing gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, Selasa (24/1/2023).

Operasi bibir sumbing gratis ini disaksikan langsung Wakil Gubernur Provinsi NTB Siti Rohmi Djalilah, Direktur RSUD Provinsi NTB dr Lalu Herman Mahaputra, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Lalu Fikri Hamzi.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang digelar saat ini. Alhamdulillah, anak-anak kita mendapatkan bantuan operasi bibir sumbing dan facial cleft secara gratis," kata Wakil Gubernur Provinsi NTB Siti Rohmi Djalilah, dalam rilis yang diterima TribunLombok.com.

Bakti sosial tersebut, kata Rohmi, merupakan salah satu ikhtiar Pemprov NTB mengembalikan senyum anak-anak di Nusa Tenggara Barat.

Siti Rohmi Djalilah berpesan agar pihak yang berkompeten yakni rumah sakit dan yayasan mulai menginventarisir para penderita bibir sumbing terutama balita dengan menyasar dari Puskesmas dan Posyandu.

Baca juga: RSUD Provinsi NTB Raih Juara II Nasional PKRS Award 2022

Ia berharap, kegiatan operasi ini akan menjadi rujukan tindakan untuk Indonesia Timur.

Direktur RSUD Provinsi NTB dr Lalu Herman Mahaputra mengatakan, kegiatan ini didanai Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit Langit (YPPCBL), sebuah lembaga non profit yang bekerjasama dengan RSUP Provinsi NTB.

"Semoga dengan kegiatan ini makin banyak penderita yang terbantu karena rata-rata mereka adalah warga masyarakat miskin," kata pria yang akrab disapa dr Jack.

Kegiatan kali ini melibatkan 35 penderita bibir sumbing dari berbagai usia dan yang terkecil usia tiga bulan.

Awalnya ada 40 orang dan sisanya tidak lolos screening untuk layak operasi.

Kegiatan ini merupakan hari kedua pelaksanaan Baksos pra operasi rekonstruksi celah bibir dan langit-langit balita bibir sumbing.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masa depan para penderita melalui program Cipta Senyum untuk Anak NTB.

Kegiatan ini didukung pula oleh NTB Care, FKPPI dan tim dokter Bedah Mulut dan Maxilofacial SMF FKG Unpad atau YPPCBL Bandung berkolaborasi dengan SMF Bedah Mulut RSUD Provinsi NTB.

Kegiatan ini merupakan rangkaian pelaksanaan HUT NTB ke-64.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB Najamudin Amy dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr H Lalu Hamzi Fikri.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved