Berita Politik NTB

Jelang Pilkades di Lombok Timur, Dinas PMD Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas

Hal tersebut ditegaskan pula oleh Kepala Dinas PMD Lombok Timur, Salmun Rahman setelah dikonfirmasi TribunLombok.com, Sabtu (14/1/2023).

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Jelang Pilkades di Lombok Timur, Dinas PMD Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas - Kepala Dinas PMD Lombok Timur, Salmun Rahman setelah dikonfirmasi TribunLombok.com, Sabtu (14/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Lombok Timur pada bulan Maret 2023 mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) meminta masyarakat menjaga kondusifitas.

Mengingat penyelenggaran pemilu tak jarang berpotensi mengakibatkan terjadinya konflik. 

Hal tersebut ditegaskan pula oleh Kepala Dinas PMD Lombok Timur, Salmun Rahman setelah dikonfirmasi TribunLombok.com, Sabtu (14/1/2023).

"Penyelenggaraan pemilu memang selalu mempunyai daya tarik tersendiri dan tentunya rawan akan konflik," ucapnya. 

Baca juga: Pilkades 2023 Lombok Timur: Adik kakak Bersaing Jadi Kades Masbagik Utara Baru

Hal itu biasanya terjadi karena perbedaan pilihan politik. Karenanya, masyarakat diimbau tetap menjaga harmonisasi antar sesama, demi kelancaran pilkades yang aman dan nyaman. 

"Berbeda pilihan itu wajar, tapi silaturahmi harus tetap terjaga," tuturnya. 

Menurut Salmun, kontestasi politik hanya sesaat saja, namun silaturahmi dan persaudaraan akan kekal selamanya.

Ia meminta kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan perbedaan pandangan politik dan senantiasa tetap menjaga kerukunan. 

Baca juga: Sambut Pilkades dan Pilkada, Sekda Lombok Timur Ingatkan SDM PKH Tentang Netralitas

"Persaudaraan harus tetap terajut meski pilihan berbeda, itu sudah biasa terjadi," tuturnya. 

Di lain pihak, Kasatpol PP Lotim, Slamet Alimin juga mengaskan hal yang sama agar masyarakat di 53 Desa yang menyelenggarakan Pilkades Serentak senantiasa menjaga ketentraman dan keamanan antar sesama. 

"Jangan sampai chaos gara-gara pilihan berbeda, mari buat perbedaan menjadi suatu kekuatan untuk menjadi tetap utuh," demikian Slamet. 

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved