Cara Hitung Pajak Penghasilan Orang Pribadi 2023: Jomblo Gaji Rp 5 Juta Cuma Bayar Rp 300 Ribu

Berikut ini simulasi cara menghitung PPh Orang Pribadi dengan status lajang maupun yang sudah memiliki tanggungan

Twitter @DitjenPajakRI
Simulasi cara hitung Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi Tahun 2023. Berikut ini simulasi cara menghitung PPh Orang Pribadi dengan status lajang maupun yang sudah memiliki tanggungan. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Berikut ini cara hitung Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi gaji karyawan atau pegawai di tahun 2023.

Dasar perhitungan PPh karyawan ini menggunakan UU No 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Apakah gaji Rp5 juta dikenai pajak 5 persen? Begini perhitungannya seperti ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Kalau anda jomblo tidak punya tanggungan siapapun, gaji Rp 5 juta - pajak dibayar adalah sebesar Rp 300.000 per tahun atau Rp 25.000 per bulan. Artinya pajaknya 0,5 persen BUKAN 5 persen," ujarnya dalam unggahan di akun Instagram resmi @smindrawati, Selasa (3/1/2023).

"Kalau anda sudah punya istri dan tanggungan 1 anak. Gaji Rp 5 juta per bulan TIDAK KENA PAJAK," imbuhnya.

Baca juga: Bapenda dan APH Kompak Sidak Perusahaan yang Lalai Bayar Pajak

Perhitungan ini, sambung dia, sejalan dengan niat pemerintah menarik pajak lebih besar kepada orang-orang kaya.

"Mereka yang kaya dan para pejabat memang dikenakan pajak. Bahkan untuk yang punya gaji di atas Rp 5 miliar per tahun, bayar pajaknya 35 persen (naik dari sebelumnya 30 persen). Itu kita-kira pajaknya bisa mencapai Rp 1,75 miliar setahun ..! Besar ya..," urainya.

Lalu bagaimana perhitungan pajak penghasilan untuk karyawan?

Cara Hitung PPh Orang Pribadi

Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan Pajak Penghasilan, aturan mengenai lapisan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi disesuaikan agar lebih adil dengan berpihak kepada kelompok masyarakat kecil dan menengah.

Lapisan tarif PPh yang berlaku saat ini menggantikan lapisan tarif yang sudah berlaku sejak Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang PPh, yaitu:

1. Golongan I rentang penghasilan 0-60 juta tarif pajaknya 5 persen

2. Golongan II dengan penghasilan ebih dari Rp 50 juta - Rp 250 juta tarif pajaknya 15 persen

3. Golongan III dengan penghasilan lebih dari Rp 250 juta - Rp 500 juta tarif pajaknya 25 persen

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved