Berita Lombok Timur

PMK di Lombok Timur Sudah Aman, Disnakeswan Tetap Batasi Keluar Masuk Hewan Ternak

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Lombok Timur saat ini sudah terbilang aman.

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
PMK di Lombok Timur Sudah Aman, Disnakeswan Tetap Batasi Keluar Masuk Hewan Ternak - Kepala Dinas Disnakeswan Lombok Timu, Mahsyur. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Lombok Timur saat ini sudah terbilang aman.

Di mana untuk capaian vaksinasi sendiri sudah mencapai angka 87 persen.

Namun rupanya peredaran jual beli hewan ternak antar daerah masih dibatasi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lombok Timur.

"Kita posisinya sekarang sedang mengkaji suplai kita, apakah terpenuhi atau tidak kondisi ternaknya."

Baca juga: Janji Kompensasi Ternak Mati Akibat PMK di Kota Mataram Tak Kunjung Terealisasi

"Kalau terpenuhi nggak usah dulu dimasukkan, kalau kurang baru kita bisa bilang masuk," ucap Kepala Dinas Disnakeswan Lombok Timur, Mashyur setelah di Konfirmasi TribunLombok.com, Jumat (2/11/2022).

Terlebih lagi, saat ini Lombok Timur jika mengacu pada asumsi data 2022, di mana jumlah ternak yang ada sebanyak 125 ribu, maka total capaian vaksinasi dosis 1 dan 2 sudah di angka 87 persen.

"Untuk sementara ada sebanyak 220 ribu vaksin yang di drop di Lombok Timur, dari angka tersebut yang terserap baru sekitar 198 ribu, baik vaksin satu, dan ke dua," sebutnya.

Adapun sisa vaksin yang masih sebanyak 22 ribu yang saat ini masih berada di kecamatan.

Baca juga: Kota Mataram Sudah Bebas Kasus PMK, Pasar Hewan Kembali Normal

Disnakeswan hingga sekarang masih fokus mendata total populasi ternak yang reel di lapangan.

Karena diakuinya sementara ini Disnakeswan masih menggunakan data asumsi.

Hingga tidak mungkin data 2021 sama dengan tahun 2022.

PMK kata Mahsyur, sudah aman di Lombok Timur.

Baca juga: Menko PMK Dorong UIN Mataram Jadi Pelopor SDM Indonesia Emas 2045

Saat ini pasar hewan di sejumlah pasar juga sudah dibuka lebar.

Namun memang, Disnakeswan untuk sementara belum mengizinkan secara bebas keluar masuknya hewan ternak dari luar daerah, seperti Sumbawa.

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved