Jaksa Agung Ungkap Ragam Modus Serangan Balik Koruptor, Suap hingga Playing Victim
Upaya-upaya serangan balik koruptor saat ini kian masif dilakukan melalui media konvensional maupun media digital
"Serta transparan dalam semua tahapan penanganan tindak pidana korupsi,” ujar Jaksa Agung.
Menurutnya, selama jaksa bekerja secara baik, professional, teliti dan cermat maka dia akan terus menjaga jajarannya.
"Karena pemberantasan tindak pidana korupsi merupakan etalase bagi reputasi dan tolok ukur keberhasilan penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan," tegas Burhanuddin.
Jaksa Agung juga tidak akan segan untuk menindak tegas oknum Jaksa maupun pegawai Kejaksaan yang melakukan perbuatan tercela, yang mencoba bermain-main dengan perkara.
Baca juga: Jaksa Agung Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan
“Sekali lagi saya tegaskan jika tidak bisa memperbaiki, setidaknya jangan merusak," tegasnya.
Jaksa Agung pun mengingatkan sanksi bagi jaksa yang terbukti melakukan perbuatan tercela atau mengambil kesempatan dalam penanganan tindak pidana.
"Sanksi yang akan dijatuhkan tidak hanya sanksi atau hukuman disiplin, namun juga sanksi pidana bagi yang mencoreng marwah institusi Kejaksaan," terangnya.
Jaksa Agung menegaskan kepada segenap warga Adhyaksa untuk menghentikan praktik penegakan hukum yang tidak terpuji.
Sebaliknya agar jaksa melaksanakan penegakan hukum integral yang dapat memberikan kepastian dan kemanfaatan hukum melalui peradilan yang jujur, bertanggungjawab, etis, dan efisien dengan mengedepankan hati nurani.
"Sekarang sudah saatnya meninggalkan pola-pola penanganan perkara yang bersifat transaksional, budaya mafia peradilan harus segera dihentikan," tutup Burhanuddin.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/jaksa-agung-kunker-kejati-ntb-2022.jpg)