Senin, 13 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Sumbawa

Rektor UTS Masuk Tim Perumus Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Rektor UTS hadir bersama berbagai akademisi dan praktisi di industri baterai RSKKNI

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Wahyu Widiyantoro
Dok. UTS
Rektor UTS, Chairul Hudaya Ph.D di Prakonvensi RSKKNI. Rektor UTS hadir bersama berbagai akademisi dan praktisi di industri baterai RSKKNI. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Chairul Hudaya, Ph.D ikuti prakonvensi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional, Indonesia (RSKKNI) Bidang Pak Baterai di Jakarta pada Kamis, (17/11/2022).

Prakonvensi itu membahas standar kompetensi kerja, mulai dari perancangan (desain), perakitan, penyambungan BMS, pengujian, komisioning, dan monitoring Pak Baterai.

Di kesempatan itu, Rektor UTS hadir bersama berbagai akademisi dan praktisi di industri baterai RSKKNI.

“Hari ini di Jakarta saya beruntung dapat bekerja bersama dua professor, dewanya bidang baterai di Indonesia, yaitu Prof Nizam (UNS) dan Prof. Evvy Kartini (BRIN)," kata Rektor saat diwawancarai Tribunlombok.com kemarin.

Baca juga: UTS Teken MoU dengan Pengadilan Tinggi NTB 

Mereka tergabung dalam Tim Perumus Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang Pak Baterai (Battery Pack) yang dimotorioleh Kementerian Tenaga Kerja Rl.

Pertemuan ini memperjelas banyaknya sistem operasi yang menggunakan baterai.

Kebutuhan akan baterai termasuk pada pembuatan aplikasi, terutama kendaraan listrik.

Sistem baterai memerlukan keahlian dan kompetensi SDM yang khusus.

"Jika tidak dikelola oleh SDM yang mumpuni, risiko kecelakaan yang menimbulkan bahaya besar bisa terjadi," tutur Rektor UTS.

Baca juga: Dosen UTS Beri Pelatihan Teknologi Pengolahan Kentang dan Pemasaran Digital di Sembalun

Atas dasar tersebutlah standar kompetensi kerja perlu dibuat.

Standar ini dibuat mulai dari perancangan, desain, perakitan, penyambungan BMS, pengujian, komisioning, hingga monitoring Pak baterai didefinisikan dalam SKKNI.

“Alhamdulillah, acara pra-kovensi SKKNI bidang Pak Baterai berlangsung lancar. Semua sepakat dengan RSKKNI yang telah dibuat bersama,” tutup Rektor UTS.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved