Rudal Rusia Hantam Polandia

Rusia Lepaskan Rudal ke Sebuah Situs di Polandia, Dua Orang Meninggal Dunia

Hantaman rudal Rusia ke Polandia itu diungkapkan seorang pejabat senior intelijen AS kepada Kantor Berita Associated Press atau AP.

Editor: Dion DB Putra
Twitter via Tribunnews
Ilustrasi. Rusia melepaskan rudal yang menghantam sebuah situs di Polandia. Sejauh ini dilaporkan dua orang meninggal dunia. 

TRIBUNLOMBOK.COM, WARSAWA - Perang antara Rusia dan Ukraina kini meluas ke negara tetangga.

Dunia dikejutkan dengan insiden terbaru ketika Rusia melepaskan rudal yang menghantam sebuah situs di Polandia. Sejauh ini dilaporkan dua orang meninggal dunia.

Baca juga: Perdana Menteri Inggris dan Kanada Bertemu, Rusia-Ukraina Jadi Topik Pembicaraan

Hantaman rudal Rusia ke Polandia itu diungkapkan seorang pejabat senior intelijen AS kepada Kantor Berita Associated Press atau AP.

Sumber kedua mengatakan rudal Rusia menghantam sebuah situs di Polandia sekitar 15 mil dari perbatasan Ukraina.

Jika terkonfirmasi, serangan itu akan menandai kali pertama dalam perang senjata Rusia jatuh di negara NATO.

Perdana Menteri (PM) Polandia Mateusz Morawiecki dilaporkan mengadakan pertemuan darurat guna membahas keamanan nasional.

Setelah rudal Rusia menghantam, Juru Bicara Pemerintah Polandia Piotr Muller mengatakan, negaranya telah meningkatkan kesiapan unit militer.

Dia juga mengonfirmasi telah terjadi ledakan yang menewaskan dua warga negara Polandia.

Muller mengatakan, diskusi sedang dilakukan mengenai apakah akan mengaktifkan Pasal 4 perjanjian NATO.

Pasal 4 perjanjian NATO mencakup kasus ketika suatu negara anggota "merasa terancam” oleh kegiatan negara lain atau organisasi teroris.

Jika itu diaktifkan, 30 negara anggota NATO atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara akan memulai konsultasi formal tentang permintaan anggotanya yang merasa terancam.

Konsultasi itu kemudian akan membuat penilaian, seberapa berbahaya ancaman terhadap negara anggota NATO dan langkah apa yang bisa diambil NATO untuk meresponsnya.

Keputusan kemudian akan diambil dengan suara bulat. Dilansir dari Sky News, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, rudal Rusia telah menyerang Polandia dan dia telah lama memperingatkan bahwa tindakan Rusia tidak terbatas pada Ukraina.

Dia menambahkan bahwa serangan di wilayah NATO adalah eskalasi yang signifikan dan "tindakan” tanggapan diperlukan.

Seorang pejabat NATO mengatakan, aliansi itu sedang menyelidiki dan berkoordinasi erat dengan Polandia.

Juru Bicara Pentagon AS Brigadir Jenderal Patrick Ryder mengatakan, Amerika akan mempertahankan setiap jengkal wilayah NATO.

Namun, dia mengaku tidak memiliki informasi untuk menguatkan laporan pers tentang dugaan serangan Rusia di Polandia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Rudal Rusia Hantam Polandia, 2 Orang Tewas, Kesiapan Unit Militer Ditingkatkan

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved