Berita Sumbawa Barat
Soal Sistem Komputerisasi di Seleksi Tenaga Kerja Smelter, Ini Penjelasan Tim Terpadu Rekrutmen
Sementara, seleksi untuk pekerja pembangunan Smelter yang notabene buruh kasar menggunakan komputerisasi.
Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita
TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Juru Bicara Tim Terpadu Rekrutmen Tenaga Kerja Smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) Benny Tanaya beri alasan sistem komputerisasi digunakan dalam proses seleksi calon tenaga kerja.
Kata Benny, sistem ini dipandang tidak memberatkan para peserta seleksi.
Kesulitan hanya pada peletakan username dan password saja.
Setelah itu, peserta tes dapat dengan mudah menguasai komputer.
Baca juga: Hasil Psikotes Penerimaan Tenaga Kerja Pembangunan Smelter Diumumkan Akhir September 2022
Di samping itu, ada pula tim yang turut memandu para peserta dalam menjalankan tes.
Jawaban ini diberikan mengingat ada pertanyaan masyarakat yang membandingkan seleksi untuk Smelter ini dengan seleksi Calon Kepada Desa.
Seleksi calon Kepala Desa masih menggunakan cara manual.
Sementara, seleksi untuk pekerja pembangunan Smelter yang notabene buruh kasar menggunakan komputerisasi.
Baca juga: 11 Catatan Fraksi PKS untuk Pemda KSB, Pertanyakan Smelter dan Desak PT AMNT Laksanakan CSR
"Kita belajar dari 2018 saat rekrutmen bersama Macmahon, kita bagi kertas secara manual ditulis. Itu banyak sekali Joki dari luar yang menjadi peserta tes," jelas Benny, (11/10/2022).
"Jadi lain yang melamar, lain yang mengisi soal," sambungnya.
Saat itu, banyak sekali temuan kasus joki ini.
Sehingga, itu kemudian menjadi alasan sistem komputerisasi dilakukan.(*)