Coba Menipu Polisi, Bandar Sabu di Mataram Sembunyikan Sabu Dalam Deodorant

Sat Resnarkoba Polresta Mataram membuktikan empat terduga memiliki dan menyimpan sabu di deodorant.

istimewa/Dok Humas Polresta Mataram
Proses penggeledahan terduga bandar sabu yang menyimpan sabunya di dalam deodorant, Jalan Raya Suranadi, Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (6/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sat Resnarkoba Polresta Mataram lakukan penangkapan empat orang terduga bandar sabu di Kota Mataram.

Di saat penangkapan, pihak kepolisian membuktikan empat terduga memiliki dan menyimpan sabu di deodorant.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Satuan Resnarkoba Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Jumat (7/10/2022).

Awalnya Kompol Yogi menjelaskan kronologis penangkapan empat terduga narkotika yang satu diantaranya merupakan Siswa SMP.

Tim Opsnal Resnarkoba awalnya menciduk AAS asal Lingkungan Gontoran Barat, Kelurahan  Bertais, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram.

Baca juga: Kemenag Mataram Imbau Seluruh Pesantren Daftarkan Santrinya ke Program JKN

Dalam proses ditangkapnya AAS, ia mencoba untuk mengelabui polisi. 

Dengan cara membuang narkotika jenis sabu sebanyak 1 pocket ke sebuah selokan di kediamannya.

Juga mencoba mengelabui petugas dengan cara menyimpan sabu di dalam botol plastik deodorant warna ungu. 

"Ada 6 pocket sabu. Dia (pelaku AAS) sengaja menyembunyikan di dalam deodorant. Kemudian dia buang juga ke dalam selokan saat akan ditangkap," kata Yogi, Jumat siang (7/10/2022) di Mataram.

Awalnya, kata Yogi, bandar sekaligus kurir yang mengedarkan sabu di Mataram ini merupakan pelaku yang diamankan berdasarkan hasil pengembangan dari TKP I di Jalan Raya Suranadi, Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

Baca juga: Jadwal Waktu Sholat Wilayah NTB Sabtu 8 Oktober 2022: Mulai Lombok, Bima, Dompu Hingga Mataram

"Setalah kita kembangkan asal barang ternyata ada juga di TKP II di Kelurahan Bertais. Awalnya AAS tidak ngaku. Kami geledah dan ada saksi yang melihat terduga AAS ini buang di dalam botol plastik deodorant ke selokan," kata Yogi. 

Benar saja, di dalam plastik Rexona tersebut petugas mendapatkan enam pocket sabu siap edar di wilayah Kota Mataram

"Dia ini kan bandar juga sekaligus kurir. Kami masih dalami ke mana dan dari mana barang ini," kata Yogi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved