Tingkatkan Keterampilan dan Kompetensi CPMI, BPVP Lombok Timur Siapkan Pelatihan

BVPV Lombok Timur memberikan Kouta pelatihan sebanyak 1.280 orang, namun yang baru terealisasi hanya sebanyak 250 orang.

AHMAD WAWAN SUGANDIKA/TribunLombok.com/
Kepala BPVP Lombok Timur Sabar. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur, telah menyiapkan pelatihan bagi calon tenaga migran Indonesia (CPMI) di Lombok Timur.

Pelatihan ini diharapkan nantinya bisa meningkatkan keterampilan dan kompetensi para CPMI.

Hal itu disampaikan Kepala BPVP Lombok Timur Sabar, setelah dikonfirmasi TribunLombok.com, Senin (3/10/2022).

"Pada tahun 2022 ini, BVPV Lombok Timur memberikan Kouta pelatihan sebanyak 1.280 orang, namun yang baru terealisasi hanya sebanyak 250 orang, sisanya masih menunggu dari para Owner dan para pihak terkait pelatihan PMI," ucapnya.

Adapun skill yang di kembangkan pun sangat fleksibel, tergantung dari kebutuhan negara tujuan. 

Baca juga: Asrorul Hadi Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPC Demokrat Lombok Utara

"Misalnya Malaysia, untuk tenaga sawit, kita siapkan pelatihan sawit, disini kita punya pohon sawit seluas 15 hektar untuk tempat pelatihan sawit," ungkapnya.

Selain pelatihan sawit, BPVP Lotim juga sudah melakukan pelatihan atau magang untuk tenaga kesehatan di Jepang dan baru terealisasi baru 32 orang. 

Selain itu, pelatihan yang disipakan ialah pelatihan bahasa Korea bagi CPMI yang akan ke Korea. 

Dalam pelatihan ini pihaknya telah bekerjasama dengan Disnakertrans Lombok Timur pada khusunya, dan Disnakertrans Se-NTB pada umumnya, ikut serta juga BP3MI di dalamnya.

"Untuk tahun depan kita diberikan Kouta pelatihan sebanyak 1.300 lebih, syarat untuk melakukan pelatihan ini ialah ketika ada job order dari negara pengguna yang dipasilitasi oleh P3MI jadi tidak bisa dilakukan secara mandiri karena satu paket 16 orang yang akan melakukan pelatihan," ungkapnya.

Baca juga: Harga Tiket Kapal DLN Batu Layar dan DLN Oasis Terbaru Oktober 2022 Lengkap Rute Surabaya ke Lombok

Lebih lanjut dia mengatakan, pelatihan ini nantinya akan dilakukan ketika job order dan penempatan para CPMI di negara tujuan sudah jelas termasuk orang-orang yang terlibat. 

Selain meningkatkan skil para CPMI yang mau berangkat ke luar negeri, pelatihan ini juga sekaligus untuk meningkatkan kompetensi para CPMI dengan dibuktikan oleh serifikat kompetensi, sebab saat ini untuk bisa menjadi CPMI harus memiliki sertifikat kompetensi.

"Sekarang bagi CPMi yang mau berangkat ke luar negeri harus punya sertifikat kompetensi, kalaupun ada yang diberangkatkan tanpa sertifikat itu bukan ramah kami," tutupnya.

Baca juga: Dicari Lebih Dari 24 Jam, Pengunjung Pantai Kalaki yang Tenggelam Akhirnya Ditemukan

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved