NTB
Kronologi Kebakaran Kapal di Dermaga Labuhan Haji, Bermula dari Perawatan Kamar Mesin
Penulis: Toni Hermawan | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Kapal AMJ 4 milik PT NSL terbakar saat menyedot air dari kapal lainnya di Dermaga Labuhan Haji, Lombok Timur, Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 09.30 Wita.
Dermaga Labuhan Haji merupakan pelabuhan penangkapan ikan serta kegiatan laut lainnya yang berada di Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur.
Awalnya, Labuhan Haji ini merupakan dermaga keberangkatan haji hingga tahun 1965, sesuai dengan namanya yang dipakai hingga kini.
Kapolsek Labuhan Haji Iptu Suhardi menjelaskan, setelah berjalan kurang lebih satu jam penyedotan air di kapal tersebut, terjadi korsleting listrik.
Baca juga: Kapal Kayu Terbakar di Dermaga Labuhan Haji, Diduga Karena Korsleting Listrik
Awalnya nahkoda kapal AMJ 4 mulai bergerak untuk menyedot air dari kamar mesin kapal KM DMJ 3.
“Nahkoda langsung memutuskan tali tambat kapal yang mengikat ke kapal lain,” kata Suhardi.
Selanjutnya nahkoda kapal menyelamatkan diri dengan menceburkan ke laut.
Selanjutnyakapal KM AMJ 4 yang terbakar terbawa arus hingga ke ujung utara Dermaga Labuhan Haji.
“Di sana baru kapal berhenti,” ucapnya.
Sekitar pukul 09.49 Wita, dua unit mobil Damkar tiba untuk memadamkan api.
“Sampai saat ini sudah ada empat tangki mobil Damkar dikerahkan,” katanya.
Peristiwa kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun luka-luka lantaran saat kejadian tidak ada Anak Buah Kapal (ABK), hanya ada nahkoda.
“Alhamdulillah nahkoda tidak apa-apa,” pungkasnya.
Hingga pukul 11.40 terlihat masih ada ada satu mobil Damkar di lokasi kejadian.
Kepulan asap masih terlihat dari kapal dengan para petugas Damkar masih melakukan pemadaman.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kebakaran_kapal_labuhan_haji_2456.jpg)