Berita Lombok Barat

54 Desa di Lombok Barat Telah Memiliki Kios Adminduk, Layanan Cabang Administrasi Kependudukan

Guna mempercepat layanan Admistrasi Kependudukan (Adminduk), sebanyak 54 Desa di Kabupaten Lombok Barat kini telah memiliki layanan Kios Adminduk.

TRIBUNLOMBOK.COM/LALU GITAN
54 Desa di Lombok Barat Kini Telah Memiliki Kios Adminduk, Cabang Layanan Adiministrasi Kependudukan - Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat, Hendrayadi. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com Lalu M Gitan Prahana

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Guna mempercepat layanan Admistrasi Kependudukan (Adminduk), sebanyak 54 Desa di Kabupaten Lombok Barat kini telah memiliki layanan Kios Adminduk.

Kios Adminduk merupakan upaya Dinas Dukcapil Lombok Barat dalam meningkatkan mutu pelayanan, serta memperluas jangkauan pelayanan admitrasi kependudukan di desa-desa.

"Minggu kemarin kami telah melaunching 10 Kios Adminduk, sehingga jumlah desa di Lombok Barat yang sudah memanfaatkan akses adminduk melalui Kios Adminduk menjadi 54 Desa," ujar Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat, Hendrayadi, Rabu (28/9/2022).

Kios Adminduk ini akan melayani beberapa pelayanaan di desa-desa.

Baca juga: PN Surabaya Izinkan Warga Nikah Beda Agama, Bermula dari Permohonan Pasangan yang Ditolak Dukcapil

"Di antaranya akta kelahiran, akta kematian, kemudian perubahan KK karena akta kelahiran dan akta kematian," jelas Hendrayadi.

Layanan Kios Adminduk ini dapat mempermudah masyarakat tanpa harus ke pusat pelayanan.

Di samping itu, pihaknya berharap, ke depan desa-desa yang ada di Lombok Barat dapat bekerjasama dalam menerapkan pelayanan Kios Adminduk.

Tidak hanya desa, namun juga layanan Kios Adminduk juga diharapkan dapat diterapkan di pusat-pusat kesehatan.

Baca juga: Ingin Mengganti Nama di KTP yang Tak Sesuai Ketentuan Dukcapil, Begini Prosedurnya

"Hingga hari ini, baru dua Puskesmas yang telah melakukan kerjasama, yakni Puskesmas Pelangan dan Puskesmas Banyumulek," jelas Hendrayadi.

Sebab selain mempermudah layanan admistrasi kependudukan untuk masyarakat di Kabupaten Lombok Barat, Kios Adminduk ini juga dimaksudkan untuk meghindari praktek calo.

"Praktek calo ini memang tak bisa kita hindari dan sudah lumrah terjadi, terlebih di lokasi publik atau keramaian," terang Hendrayadi

"Sehingga untuk mencegah hal itu, kita terus berupaya membuka pelayanan secara terbuka di setiap tempat-tempat publik, seperti pusat-pusat kesehatan dan desa-desa," pungkasnya.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved