Berita Mataram

Kakek Supir Angkot di Mataram Jual HP Curian untuk Beri Sangu Cucu dan Menantu

Kakek di Mataram ini mencuri ponsel pekerja di salah satu toko di Bertais, Sandubaya, Mataram

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/JIMMY SUCIPTO
Kepala Polsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah bersama kakek supir angkot tersangka kasus pencurian inisial S Alias Adi Jabut saat konferensi pers di Polsek Sandubaya, Kamis (22/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Seorang kakek di Mataram S(45) nekat mencuri ponsel.

Hasil curiannya itu kemudian dijual dan sebagian uangnya dipakai untuk membeli tuak dan sebagiannya dibagi-bagi ke cucu dan menantu.

Pelaku S (45) alias Adi Jabut memberi pengakuan saat diinterogasi Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah, Kamis (22/9/2022).

Kronologi kasusnya, pencurian ponsel pada hari Selasa tanggal 26 April 2022 ini terjadi sekitar pukul 17.58 Wita.

Baca juga: Pencuri di RSUD Kota Bima Dibekuk Polisi, Sempat Panjat Jendela untuk Kabur

Korbannya inisial RH saat itu menaruh ponsel miliknya di dekatnya dan tertinggal saat sedang memasang rantai pembatas parkir di Toko Alam Raya Semesta, Jalan Sandubaya Toko Alam Raya di Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Tanpa menyadari ponsel miliknya, RH lantas pulang ke rumahnya dengan posisi ponsel tertinggal di depan toko.

Sesampainya di rumah dan kembali ke toko, ponsel miliknya telah hilang.

Diketahui ponsel miliknya telah diambil pelaku yang saat itu melintas di depan toko korban.

“Hilang diambil Adi Jabut,” kata Nasrullah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved