Berita Kota Mataram

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Mataram Meningkat 22,05 Persen, Polisi Atensi Jelang WSBK 2022

Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Mataram mengalami peningkatan selama periode 2020 ke 2021.

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/JIMMY SUCIPTO
250 rider yang dilepas oleh Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa untuk mengkampanyekan safety riding di depan Polresta Mataram, Sabtu (17/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Mataram mengalami peningkatan selama periode 2020 ke 2021.

Di tahun 2021, sebanyak 321 kasus kecelakaan lalu lintas telah terjadi.

Dan jumlah kecelakaan tersebut mengalami peningkatan sebanyak 22,05 persen atau 58 kasus dibandingkan tahun 2020 sebanyak 263 kasus.

Dalam ulang tahun le-67 Polisi Lalu Lintas, Satuan Lalu Lintas Polresta Mataram menargetkan kesadaran masyarakat yang lebih tinggi, khususnya menjelang WSBK Mandalika 2022.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Bekasi yang Tewaskan 10 Orang, Truk Hantam Halte yang Dipenuhi Anak SD

“Dalam HUT ke-67 Polisi Lalu Lintas dan menjelang WSBK 2022 ini, sudah pasti harapan kami yaitu kesadaran masyarakat yang lebih meningkat, akan keselamatan berkendara,” tutur Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa.

Diketahui dari kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tahun 2021, sebanyak 64 orang menjadi korban meninggal dunia.

Korban luka ringan 381 orang dan kerugian materi sebesar Rp54,55 juta.

Atas fakta tersebut, Kapolresta Mataram beserta jajaran Sat Lantas Polresta Mataram melakukan kampanye safety riding.

Baca juga: Pelanggar Lalu Lintas di KSB Disanksi Tilang saat Operasi Patuh 2022, Didominasi Pelanggaran Helm

Dengan 250 rider yang setidaknya tergabung dalam berbagai komunitas, dilepas oleh Polresta Mataram untuk melaksanakan kampanye safety riding.

"Saya barusan melepas 250 rider yang tergabung dari berbagai komunitas sepeda motor di Kota Mataram. Harapannya mereka mampu mengkampanyekan cara berkendara yang baik dan aman," jelas Mustofa.

Baik dari helm, surat-surat kendaraan, hingga pakaian berkendara yang aman turut digunakan oleh 250 rider tadi.

Adapun berbagai tata cara berkendara yang baik dan aman sebelum touring disampaikan oleh Kasat Lantas Polresta Mataram, Kompol Bowo Tri Handoko.

“Tadi sudah dijelaskan oleh Kasat Lantas tata cara touring yang akan digunakan. Menggunakan tiga motor pergaris, tidak berdesak-desakan, juga tidak saling salip-menyalip,” tutur Mustofa.

Dan kegiatan ditutup dengan berfoto bersama oleh seluruh rider serta Sat Lantas Polresta Mataram.
(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved