Wawancara Khusus

Ketua Umum NasDem Surya Paloh:Calon Presiden Hampir Mengerucut

Surya Paloh menegaskan  hanya ada satu kandidat resmi calon presiden yang segera diumumkan kepada publik.

Editor: Dion DB Putra
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam acara peresmian NasDem Tower yang disiarkan kanal YouTube NasDem Tv, Selasa (22/2/2022). 

TRIBULOMBOK.COM, JAKARTA - Partai politik Nasional Demokrat (NasDem) sudah memiliki tiga nama kandidat bakal calon presiden untuk pemilihan umum 2024.

Ketiga nama tersebut di antaranya Anies Baswedan, Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo. Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh menegaskan  hanya ada satu kandidat resmi calon presiden yang segera diumumkan.

Baca juga: Membaca Pesan Politik Surya Paloh dan Partai Nasdem

Baca juga: Nasdem Umumkan 3 Nama Kandidat Capres, Surya Paloh: Kualifikasinya Sama

"Saya harus mengatakan dia berproses, Insha Allah seperti saya pernah katakan juga pada kawan-kawan wartawan mudah-mudahan sebelum akhir tahun ini sudah melahirkan kandidat resmi," tegas Surya di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2022).

Berikut petikan wawancara eksklusif Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network Domuara Ambarita dengan Ketum NasDem Surya Paloh.

Apakah NasDem akan membuat konvensi atau langsung diputuskan saja untuk ketiga bakal calon presiden nantinya?

Saya pikir langsung diputuskan saja karena ini suatu amanat dan mandat yang diberikan.

Bang Surya dari tiga kandidat bakal calon presiden NasDem, apakah sudah mengerucut menjadi satu kandidat?

Hampir mendekatilah. Saya harus mengatakan dia berproses, Insha Allah seperti saya pernah katakan juga pada kawan-kawan wartawan, mudah-mudahan sebelum akhir tahun ini sudah melahirkan kandidat resmi. Kalau sekarang kan baru bakal calon. Saya berharap bulan November kalau memang bisa, kalau memang memungkinkan.

Parameter apa sih yang Bang Surya gunakan setelah tiga nama itu disampaikan di Rakernas 17 Juni?

Tentu kita harus melihat kualifikasi apa yang cocok dengan tantangan, situasional yang memungkinkan. Kita memilih pilihan baik dari yang baik-baik. Sekarang sudah maju bagaimana kita nominasikan yang tidak baik.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved