Berita Mataram

Polisi Mengamankan ODGJ yang Menghilangkan Nyawa Seorang Warga Mataram

Korban yang meninggal dunia bernama Muhdan (45), beralamat di Lingkungan Taman Kampung, Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram.

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Dion DB Putra
DOK. Humas Polda NTB
Ilustrasi. Polisi amankan ODGJ yang menghilangkan nyawa seorang warga Kota Mataram pada Selasa (6/9/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Aparat Polsek Pagutan mengamankan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial M yang menghilangkan nyawa seorang warga Mataram, Selasa (6/9/2022) malam.

Korban yang meninggal dunia bernama Muhdan (45), beralamat di Lingkungan Taman Kampung, Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram.

Baca juga: Pasca-perusakan Sekolah, Guru SMPN 14 Mataram dan Guru SD Model Mataram Jalin Keakraban

Baca juga: Gunakan Rumah Teman untuk Transaksi Sabu, Residivis Diringkus Polisi di Selaparang Mataram

Kapolsek Pagutan, Iptu I Putu Sastrawan, mengatakan penganiayaan terhadap Muhdan yang dilakukan M terjadi di Pagesangan Timur, Kota Mataram kira-kira pukul 19.30 Wita, Selasa (6/9/2022).

“Sekitar pukul 19.30 Wita, telah terjadi penusukan Warga Taman Kampung atas nama Muhdan di depan Ruko Lingkungan Taman oleh M,” kata Kapolsek I Putu Sastrawan.

Muhdan mengalami luka serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Kota Mataram.

Meski demikian Muhdan tak tertolong. Sekira pukul 20.10 Wita Muhdan dinyatakan telah tiada.

Menurut kapolsek, M sempat melarikan diri ke Lingkungan Timrah, Kelurahan Pagesangan Barat.

Tidak butuh waktu lama, pada pukul 20.30 Wita aparat kepolisian mengamankan ODGJ itu di Lingkungan Timrah, Kelurahan Pagesangan Barat.

“Sudah diamankan di Polsek Pagutan untuk menghindari amukan massa,” tutur Iptu I Putu Sastrawan.

Meski massa sempat mengamuk, mereka membubarkan diri sekira pukul 20.45.

Sastrawan mengatakan, kondisi pelaku masih didalami oleh pihak kepolisian maupun tim kesehatan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kaur Dopol RS Bhayangkara, Iptu I Nyoman Madiasa mengatakan jenazah Muhdan sudah dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk otopsi.

“Sudah di RS Bhayangkara, rencananya besok Siang akan kami lakukan autopsi,” tandas Iptu Nyoman melalui Whats’App, Selasa (6/9/2022) malam. (*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved