Berita Mataram

Residivis di Mataram Mencuri Lagi, Mengaku Butuh Biaya Bayar Sekolah Anak di Ponpes

Pelaku mencuri mesin cuci hingga karpet di sebuah rumah kosong di Cakranegara, Kota Mataram

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/JIMMY SUCIPTO
Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa menunjukkan barang bukti kasus pencurian rumah kosong di Cakranegara dengan pelaku seorang residivis, Rabu (24/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Residivis kasus pencurian SA (35) nekat mencuri lagi di salah satu rumah kosong di Kota Mataram.

Buruh harian ini mengaku mencuri demi membiayai sekolah anaknya di salah satu pondok pesantren.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa Rabu (24/8/2022) mengungkap kasus yang membuat SA ini masuk penjara lagi.

Awalnya, SA melihat kesempatan untuk mencuri di sebuah rumah kosong yang ada di Jalan Tumaruntis, Kelurahan Cakra Timur, Cakranegara, Kota Mataram.

Baca juga: Residivis di Mataram Curi 7 Keranjang Jeruk Senilai Rp4 Juta untuk Modal Mabuk-mabukan

“Awalnya dia ingin mencari burung di sebelah rumah korban,” kata Kadek Adi.

SA kemudian mencoba masuk ke rumah korban dengan cara melompat tembok di bagian halaman belakang kemudian masuk ke dalam rumah.

“Dengan golok yang didapat di rumah korban, si pelaku menggunakan golok tadi untuk mencongkel jendela rumah korban,” tutur Kadek.

SA lalu menggondol barang-barang milik korban yakni satu unit mesin cuci, satu unit televisi, satu karpet permadani, kompor gas, dan tiga karpet plastik.

“Korban menderita kerugian sekitar Rp 20 juta,” beber Kadek Adi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved