Berita Lombok Timur

Ratusan Guru dan ASN Apel Hardiknas Pakai Busana Adat Sasak, Ditutup Tari Kolosal Gendang Beleq

Ratusan guru dan ASN di Lombok Timur mengikuti apel upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur

Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Potret upacara Hardiknas di Lombok Timur. Peserta pakai busana adat Sasak, ditutup dengan tari kolosal guru penggerak melibatkan 150 siswa dan diiringi atraksi kesenian gendang beleq. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM,LOMBOK TIMUR - Ratusan guru dan ASN di Lombok Timur mengikuti apel upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (13/05/2022). 

Semua peserta apel menggunakan busana adat sasak. 

Bertindak sebagai Inspektur upacara Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur HM Juaini Taofik membacakan amanah Menteri Pendidikan.

Ia menyampaikan perihal kurikulum merdeka yang sudah sampai ke pulau pulau seluruh Indonesia dan telah diterapkan di 140 ribu satuan Pendidikan. 

Baca juga: Pemda Pastikan Ternak di Bima Bebas Penyakit Mulut dan Kuku

Baca juga: PMK Mewabah, Pengiriman Ribuan Sapi dari Bima ke Jabodetabek untuk Idul Adha Terkendala

"Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan," ucapnya.

Dikatakannya, siswa tidak perlu khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang digunakan tidak bertujuan untuk ”menghukum” guru atau murid.

Tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar, supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan.

Semua perubahan positif ini lanjutnya, tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20. 

"Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia, " tegasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved