Berita Lombok Timur

Wakil Bupati Lombok Timur Rumaksi Ziarah ke Makam TGKH Muhammad Zainudin Abdul Majid

Acara yang memang kerapkali di adakan setiap bulan syawal bahkan sejak Almaghfurlah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid masih hayat.

Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Wabup Lotim HM Rumaksi Sj berziarah makam bersama dengan para jamaah di Makam Maulana Syaikh TGKH Zainudin Abdul Majid hari ini Sabtu (7/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM,LOMBOK TIMUR - Yayasan Pondok Pesantren Hamzanwadi(YPH) Pondok Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan (PPD NW) menggelar tradisi menjalankan sunnatan hasanatan Almaghfurlah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Acara yang memang kerapkali di adakan setiap bulan syawal bahkan sejak Almaghfurlah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid masih hayat.

Acara yang juga di kenal dengan sebutan silaturrahmi pendidikan ini di selenggarakan di Gor Hamzanwadi yang juga berdekatan dengan kompleks pemakaman Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainudin Abdul Majid.

Baca juga: Jadwal Kapal DLN OASIS dan DLN BATU LAYAR Mulai 7-13 Mei 2022, Beserta Daftar Harga Tiket

Baca juga: Pasar Malam Gili Trawangan Goda Wisatawan dengan Aneka Kuliner Seafood

Selain bersilaturrahmi, para jamaah NWDI juga datang demi berziarah ke makan Pahlawan Nasional Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Terpantau TribunLombok.com Sabtu (7/5/2022) jamaah mulai memadati kompleks pemakaman dari mulai pukul 8.00 WITA.

Wakil Bupati Lombok Timur HM Rumaksi Sj juga turut hadir berziarah dan mengatakan jika kedatangannya selain bersilaturrahmi juga datang agar selalu mengingat perjuangan maulana syaikh dalam menyebarkan pendidikan di pulau Seribu Masjid ini.

"Acara ini adalah bentuk halal bihalal para santri dengan ustad dan ustadzahnya, sekaligus juga jamaah dengan jamaah NWDI yang lainnya, dan momen mengambil berkah dari sang maulana syaikh," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan jika ketokohan dari maulana syaikh tertanam dalam diri setiap jamaah berkat dari perjuangannya yang memperjuangkan masyarakat Lombok khususnya di bidang pendidikan, hingga dengan saat ini masih bisa dirasakan.

Wabup Rumaksi juga mengatakan, Maulana Syaikh merupakan Pahlawan Nasional yang memperjuangkan agama juga negara, lembaga pendidikan yang didirikannya saat ini lebih dari sekedar tempat menimba ilmu semata.

Tetapi lebih dari itu, NWDI dan NBDI yang didirikannya sampai sekarang dijadikan wadah untuk membangun generasi yang kedepannya bisa berguna bagi agama nusa dan bangda.

Karena memang sosoknya dari dulu yang membangun NWDI dan NBDI tak lebih dari kepentingan agama, nusa, dan bangsa.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved