Bulan Ramadhan
Berikut Bacaan Niat Puasa Syawal Serta Amalannya
Puasa syawal adalah salah satu amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasullah.
Penulis: Setyowati Indah Sugianto | Editor: Lalu Helmi
Laporan Wartawan TribunLombok, Setyowati Indah Sugianto
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Puasa syawal adalah salah satu amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasullah.
Selain itu, Puasa syawal sebagai penyempurna amalan wajib.
Saat memasuki bulan syawal atau bulan 10 dalam kalender Hijriah.
Baca juga: Berikut Tata Cara Shalat Idul Fitri, Mulai Bacaan Niat, Doa Iftitah hingga Takbir
Baca juga: H-2 Lebaran Idul Fitri 1443 H, 2 Prajurit TNI Jadi Korban Tembak KKB di Papua
Umat Islam disunahkan untuk menjalankan ibadah puasa Syawal selama 6 hari.
Puasa syawal ini dilaksanakan pada tanggal 2 syawal, aturannya sama seperti puasa ramadhan tetapi sifatnya tidak wajib.
Berikut ini bacaan niat puasa syawal yang dianjurkan beserta artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.
Selain itu, tidak seperti puasa Ramadhan, niat puasa Syawal bisa dilakukan saat siang hari selama belum makan atau minum.
Berikut niat puasa syawal yang dilakukan siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.
Dilansir oleh Serambinews adapun keutamaan puasa syawal, sebagai berikut:
1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.
2. Puasa Syawal dan Sya'ban bagaikan shalat sunnah rawatib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan.
Pada hari kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah.
3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterima puasa Ramadhan seseorang.
Apabila Allah SWT menerima amal seorang hamba-Nya, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya.
Barang siapa yang mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal perbuatan pertama.
4. Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada Hari Raya Idul Fitri yang merupakan hari pembagian hadiah.
Dengan membiasakan puasa setelah Idul Fitri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat dari-Nya.
Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-dosa, oleh karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba atas pertolongan dan ampunan yang telah dianugerahkan-Nya.
Tetapi jika menggantinya dengan perbuatan maksiat, maka sudah termasuk kelompok orang-orang yang membalas kenikmatan dengan kekufuran.
Apabila berniat saat melakukan puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka puasanya tidak akan terkabul.
Bagaikan orang yang mendirikan sebuah bangunan megah lantas menghancurkannya kembali.
Dalam surah An-Nahl ayat 92 Allah SWT berfirman:
وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّتِى نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنۢ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنكَٰثًا تَتَّخِذُونَ أَيْمَٰنَكُمْ دَخَلًۢا بَيْنَكُمْ أَن تَكُونَ أُمَّةٌ هِىَ أَرْبَىٰ مِنْ أُمَّةٍ ۚ إِنَّمَا يَبْلُوكُمُ ٱللَّهُ بِهِۦ ۚ وَلَيُبَيِّنَنَّ لَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ مَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
(Wa lā takụnụ kallatī naqaḍat gazlahā mim ba'di quwwatin angkāṡā, tattakhiżụna aimānakum dakhalam bainakum an takụna ummatun hiya arbā min ummah, innamā yablụkumullāhu bih, wa layubayyinanna lakum yaumal-qiyāmati mā kuntum fīhi takhtalifụn)
Artinya:
Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah (perjanjian) mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu. Dan sesungguhnya di hari kiamat akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/puasa-syawal.jpg)