Fakta-fakta TGH Umar Kelayu, Gurunya Para Tuan Guru di Pulau Seribu Masjid

TGH Umar Kelayu merupakan salah satu ulama besar di Lombok. Dia bahkan disebut sebagai guru para tuan guru di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penulis: Robbyan Abel Ramdhon | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/ROBBYAN ABEL RAMDHON
Makam TGH Tretetet di Karang Kelok, Monjok Barat, Mataram, Selasa (12/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Robbyan Abel Ramdhon

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - TGH Tretetet merupakan putra ulama TGH Umar Kelayu dan ibu Hajjah Raden Aminah pada tahun 1900-an.

TGH Tretetet memiliki saudara bernama Hajjah Mariam yang kelak membantu pemakamannya di daerah Karang Kelok, Monjok Barat, Mataram.

Ayahnya TGH Umar Kelayu adalah ulama terkenal di Lombok abad 19.

Namanya sangat tersohor seantero Lombok yang dijuluki pulau seribu masjid ini.  

Kakeknya juga merupakan seorang ahli agama bernama Kiai Ratana alias Syekh Abdullah, dan neneknya Bernama Hajjah Siti Aminah.

Dari garis keturunannya itu, bisa disimpulkan TGH Tretetet sudah dekat dengan lingkungan ulama religius sejak ia masih kecil.

Bahkan karena kemampuan keilmuan agama yang dimiliki, kakek TGH Tretetet, yakni Kiai Ratana, diangkat sebagai kadi (hakim) di Istana Selaparang.

Baca juga: Kisah Penjaga Makam TGH Tretetet, Saksikan Peziarah Mulai dari Politisi Hingga Orang Luar Negeri

Baca juga: Fakta-fakta TGH Ahmat Tretetet, Putra TGH Umar Kelayu hingga Darah Biru Kerajaan Selaparang

Ditarik lebih jauh, yakni kakek dari Umar Kelayu, yakni Kiai Nurul Huda, juga merupakan putra dari seorang penghulu Agung di kerajaan Selaparang.

Kendati berpenampilan sederhana dan kerap berjalan kaki saat berdakwah, TGH Tretetet sesungguhnya memiliki keturunan bangsawan dan ulama-ulama besar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved