Rabu, 6 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Konflik Rusia vs Ukraina

Kirim Pernyataan Anti Perang ke 192 Negara, HWPL Serukan Perdamaian di Ukraina

Sebagai LSM perdamaian internasional, Heavenly Culture World Peace Restoration of Light (HWPL) menyerukan perdamaian untuk perang Rusia vs Ukraina.

Tayang:
Editor: Sirtupillaili
Dok. HWPL
Gedung-gedung apartemen dan perkantoran di Ukraina hancur dihantam bom militer Rusia. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Serangan Rusia terhadap Ukraina mengakibatkan kekacauan dan tekanan secara global.

Konflik ini juga mengancam perdamaian dunia yang harus dibangun semua umat manusia.

Agresi militer terhadap negara yang berdaulat tidak bukan solusi untuk permasalahan apa pun.

Selain itu, risiko konflik kekerasan seperti itu akan memukul warga yang tidak bersalah.

Termasuk kaum perempuan, pemuda, dan anak-anak.

Tidak ada suatu hal pun yang dapat membayar nyawa-nyawa yang hilang.

Kengerian menjadi pengungsi dalam semalam tidak dapat dihibur dengan apa pun, kecuali mengakhiri pertempuran.

Sebagai LSM perdamaian internasional, Heavenly Culture World Peace Restoration of Light (HWPL) bergabung dengan PBB dan komunitas internasional menyerukan hukuman terhadap tindakan yang menyebabkan krisis global dan melanggar hak asasi manusia melalui agresi.

Baca juga: Sanksi Barat Memaksa Orang Orang Kaya Rusia Melirik Dubai, Uang Mereka Lebih Aman di Sana

Baca juga: Antisipasi Dampak Konflik Rusia-Ukraina, Ini Saran Dosen Unram ke Pemerintah Indonesia

HWPL dalam rilisnya menyerukan kepada Rusia untuk menarik kembali pasukan ke negaranya.

Kemudian memastikan keselamatan penduduk Ukraina.

Rusia harus mengungkapkan dengan jelas kesediaan bergabung dalam pembicaraan dan upaya-upaya menyelesaikan krisis dengan damai.

Di saat yang sama, hal itu harus datang dengan hormat untuk prinsip-prinsip hukum internasional.

Cara yang tepat untuk ratifikasi dengan membawa perdamaian.

Keputusan yang demikian akan mendapatkan dukungan dari seluruh komunitas global.

Serta menjadi sebuah batu peringatan dalam perjalanan membangun perdamaian berkelanjutan.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved