Covid19 di NTB
Kian Masifnya Penyebaran Covid-19, Dikes Lombok Timur Himbau Masyarakat Segera Lakukan Vaksinasi
Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur melalui juru bicaranya Budiman Satriadi menghimbau kepada masyarakat Lombok Timur untuk mempercepat vaksinasi.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Lalu Helmi
Laporan Reporter TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur melalui juru bicaranya Budiman Satriadi menghimbau kepada masyarakat Lombok Timur untuk mempercepat vaksinasi.
"Kasusnya sudah naik ke angka 45 yang positif hari ini," ungkap Budiman Satriadi kepada Tribunlombok.com hari ini Rabu (9/2/2022).
Dua minggu terakhir Lombok Timur mengalami lonjakan kasus Covid-19.
Baca juga: Cara Lombok Timur Merawat Bakau, Bikin Festival Bale Mangrove, Aksi Tanam Pohon dan Bersih Pantai
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Capai 99 Persen, AMMAN Hapus Kewajiban Karantina Karyawan dan Mitra Bisnis
Mengacu pada data Dikes Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), DI Lombok Timur PER tanggal 8 Februari sudah ada 15 kasus positif covid-19.
Dikes menyampaikan kenaikan untuk Covid-19 di Lombok Timur sendiri sudah naik menjadi 45 kasus positif.
Budiman juga menjelaskan banyak masyarakat yang masih belum melakukan Vaksinasi.
"Banyak dari masyarakat belum vaksinasi dosis ketiga," ungkapnya
Data sampai dengan tanggal 8 Februari 2022 dikutip dari data capaian pelaksanaan covid Kabupaten Lombok Timur, capaian dosis pertama sebanyak 93.35%.
Sementara dosis kedua 60.28%, dosis ketiga 1.13%.
Untuk ketehori masyarakat umum, penerima dosis ketiga masih tergolong rendah yakni di angka 0,05% .
Harapannya, bagi masyarakat yang belum melakukan vaksin lengkap dosis satu, dua, dan tiga untuk disegerakan.
Untuk melawan peredaran covid-19, pemerintah perlu bantuan masyarakat, khususnya masyarakat di Lombok Timur.
Dengan memperketat prokes dan melakukan vaksinasi, diharapkan mampu mengatasi Covid-19 yang kembali muncul.
"Covid-19 belum sepenuhnya berakhir, tetap jaga prokes, kita lawan Covid-19 ini bersama," pungkasnya.
(*)