Breaking News:

Ujaran Kebencian Ceramah Hina Makam Keramat Lombok, Ustaz MQ Masih Berstatus Saksi

Polda NTB menyelidiki kasus ujaran kebencian Ustaz MQ, pemuka Pesantren As-sunnah, Lombok Timur terkait ceramah menghina makam keramat leluhur

Dok. Polda NTB
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto bicara penyelidikan Ustaz MQ 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Polda NTB menyelidiki kasus ujaran kebencian Ustaz MQ, pemuka Pesantren As-sunnah, Lombok Timur terkait ceramah menghina makam keramat leluhur di Lombok.

Kasus ini berawal setelah beredar cuplikan video ceramah 19 detik Sabtu, 1 Januari 2022.

Di dalamnya terdapat kalimat mendiskreditkan makam leluhur di Kota Mataram dan Lombok Barat.

Cuplikan video ini memuat ceramah dengan tema Hukum Wisata Religi ke Kuburan.

Baca juga: Tujuh Jenazah Buruh Migran NTB Dipulangkan, Keluarga Pingsan Terima Kabar Duka

Polda NTB sebelumnya menelusuri bahwa video ceramah Ustaz MQ diunggah pada 13 November 2020 melalui akun Youtube.

Video berdurasi 1 jam 2 menit 59 detik itu terkait ceramah di depan jamaah As-sunnah, Bagek Nyaka, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur.

Video cuplikan itu kemudian memicu aksi massa merusak markas As-sunnah pada Minggu, 2 Januari 2022.

Kasus ini kini ditangani Subdit II Siber Ditreskrimsus Polda NTB.

Baca juga: Kontroversi Ceramah Ustaz As-sunnah, Tokoh Lombok Timur Sepakat Jaga Stabilitas Kehidupan Beragama

Penyidik sudah memeriksa Ustaz MQ sejak hari Minggu, 2 Januari 2022 pagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved