Breaking News:

Isi SE Wali Kota Mataram Natal dan Tahun Baru, Percepat Vaksinasi Lansia Sampai Akhir Tahun

Mohan Roliskana menerbitkan Surat Edaran tentang pencegahaan Covid-19 pada masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

TribunLombok.com/Wahyu Widiyantoro
Seorang pengunjung memindai QR code pada aplikasi PeduliLindungi di Pendopo Walikota Mataram. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menerbitkan Surat Edaran tentang pencegahaan Covid-19 pada masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Surat Edaran Nomor: 800/1587/BPBD/XII/2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada saat Natal tahun 2021 dan Tahun Baru tahun 2022 di wilayah Kota Mataram yang ditandatangani Jumat (24/12/2021).

Surat edaran ini dibuat berdasarkan Inmendagri No66/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Kota Mataram memberlakukan PPKM selama periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 (Nataru) pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022 di wilayah Kota Mataram.

Baca juga: SE Wali Kota Mataram Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Percepat Vaksinasi Lansia Sampai Akhir Tahun

Koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pemangku kepentingan lainnya berkoordinasi dengan diantaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pengelola hotel, pengelola tempat wisata, pengelola pusat perbelanjaan/mall dan pelaku usaha serta pihak lain yang dianggap perlu.

Koordinasi ini dalam rangka pencegahan dan penegakan disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.

Antara lain melakukan pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru.

Kemudian memperbanyak dan memaksimalkan penggunaan dan penegakan aplikasi PeduliLindungi pada tempat kegiatan publik seperti fasilitas umum, fasilitas hiburan (pusat perbelanjaan dan restoran), tempat wisata, dan fasilitas ibadah.

Baca juga: 3 Napi Lapas Mataram Dapat Remisi Khusus Natal 2021

Selanjutnya, melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat- tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan diantaranya gereja atau tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah pada saat perayaan Natal Tahun 2021, tempat perbelanjaan, dan tempat wisata lokal.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved