Breaking News:

Belum Laku Dilelang, Kapal Pinisi Sitaan Kasus Jiwasraya Bakal Dihibahkan kepada Pemda

Menurut Purnama, apabila pengajuan lelang itu sudah dilakukan dan tidak laku langkah berikutnya usul pengelolaan.

Editor: Dion DB Putra
DOK PELNI via KOMPAS.COM
Iustrasi kapal pinisi. 

TRIBUNLOMBOK.COM, JAKARTA - Sebuah kapal pinisi dari kasus mega korupsi Jiwasraya atas terpidana Heru Hidayat belum laku dilelang.

Hal itu dikatakan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi DJKN Kemenkeu Purnama T Sianturi saat dialog dengan media, Jumat 10 Desember 2021.

"Ada sitaan dari kasus Jiwasraya sebagian sudah laku dijual seperti mobil oleh Kejaksaan Agung. Tapi ada juga kapal yang belum laku," kata Purnama.

Baca juga: KPK Dorong Pemkot Bima Masuk 10 Besar Nasional Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi

Baca juga: Wakil Bupati KLU Tersangka Dugaan Korupsi, Gerindra NTB Berikan Pendampingan

Menurut Purnama, apabila pengajuan lelang itu sudah dilakukan dan tidak laku langkah berikutnya usul pengelolaan.

Ada lima upaya yang bisa dilakukan terhadap barang sitaan tersebut antara lain penetapan status pengelolaan (PSP), hibah, pemanfaatan, pemusnahan, dan penghapusan.

"Biasanya dilakukan kembali lelang beberapa kali lagi sesuai ketentuan yang berlaku. Lelang dilakukan berdasarkan pertimbangan Jaksa Agung sebagai pengurus barang," kata Purnama.

Pemerintah, lanjut dia, juga bisa menghibahkan kapal pinisi itu kepada Pemerintah daerah (Pemda) yang membutuhkan.

"Kalau dipertimbangkan Pemda cocok menggunakan, maka terbuka pintu hibah untuk Pemda," lanjut dia.

Purnama menambahkan selain dihibahkan ke pemda, ada juga opsi lainnya.

Kapal pinisi sitaan tersebut bisa dihibahkan untuk kementerian/lembaga terkait yang membutuhkan, misalnya untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atau sekolah perikanan di bawah pemerintah untuk bahan ajar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved