Breaking News:

Mencuri untuk Mabuk-mabukan hingga Main Perempuan, Residivis di Mataram Ditembak Polisi

Residivis asal Sayang-sayang, Kota Mataram beinisial MM alias Ibek ditembak pada bagian betis karena berusaha kabur saat digerebek Tim Polsek Cak

Dok. Polsek Cakranegara
DITEMBAK: MM alias Ibek meringis kesakitan setelah kakinya ditembak tim Polsek Cakranegara dalam penggerebekan, Jumat (3/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Residivis asal Sayang-sayang, Kota Mataram beinisial MM alias Ibek (25) ditembak pada bagian betis karena berusaha kabur saat digerebek Tim Polsek Cakranegara, Jumat (3/12/2021), dini hari.

”Kami menangkap Ibek di jalan Selaparang, Cakranegara bersama rekannya berinisial DKP,” beber Kapolsek Cakranegara Kompol Moh. Nasrullah, dalam siaran persnya, Sabtu (4/12/2021).

Ibek diburu setelah sebelumnya mencuri lagi di beberapa lokasi.

Pergerakan sang residivis yang sudah empat kali keluar masuk penjara ini terdeksi  melalui perangkat JPS motor Kawasaki milik PT Bumi Surya Niaga yang dicurinya.

Baca juga: Tiga Pria di Mataram Kepergok Mencuri Kabel PT Telkom Indonesia

”Setelah tiga minggu pencarian akhirnya Ibenk kami ringkus,” kata Nasrullah.

Nasrullah menjelaskan, pelaku beraksi bersama temannya inisial DKP dengan cara dibonceng.

Setelah sampai di lokasi yang disasar, Ibek turun sendiri dan memasuki halaman para korbannya.

Tidak hanya motor, Ibek juga menarget  barang berharga berupa handphone.

Baca juga: Bobol Ruang Kepala Sekolah SDN 1 Mapin Kebak, Pria di Sumbawa Diringkus saat Jual Barang Curian

”Pelaku menggunakan hasil penjualan barang curian untuk mabuk-mabukan, sabu dan main cewek," bebernya.

Selain pelaku, Polsek Cakranegara juga berhasil menyita barang bukti berupa 3 unit motor beserta dua unit handphone.

”Pelaku kami kenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved