Breaking News:

Berita Lombok

Warga Darmaji Digegerkan Penemuan Orok Bayi di Saluran Irigasi

Warga Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah digegerkan penemuan orok bayi, di saluran irigasi Dusun Darmaji.

Dok. Polres Loteng
PENEMUAN: Anggota Polsek Kopang beserta warga saat melakukan olah TKP penemuan orok bayi, di Desa Darmaji, Lombok Tengah, Jumat (26/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Warga Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah digegerkan penemuan orok bayi, di saluran irigasi Dusun Darmaji.

Orok bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dengan kondisi tali pusar masih utuh dan sudah meninggal dunia.

Warga menemukannya sekitar pukul 08.00 Wita, Jumat (26/11/2021).

Saat itu, Muazim (31), penjaga irigasi datang ke lokasi untuk membuka pintu air Iwan II, yaitu saluran parung I dan II.

Baca juga: Polres Lombok Tengah Telusuri Pemilik Akun yang Tuduh Pawang Hujan Gagal saat WorldSBK

Tiba-tiba dia dikagetkan dengan sosok orok bayi dalam kondisi mengapung dengan tali pusar tanpa kain.

Saat itu, orok bayi tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia.

Anggota Polsek Kopang beserta warga saat melakukan olah TKP penemuan orok bayi, di Desa Darmaji, Lombok Tengah, Jumat (26/11/2021).
Anggota Polsek Kopang beserta warga saat melakukan olah TKP penemuan orok bayi, di Desa Darmaji, Lombok Tengah, Jumat (26/11/2021). (Dok. Polres Loteng)

Atas kejadian tersebut, Muazim, kemudian memberitahu Saharudin (60), warga setempat yang sedang memancing, tidak jauh dari lokasi untuk sama-sama menyaksikannya.

Warga kemudian menghubungi Babinkamtibmas Desa Darmaji Aipda H Hermanto, sehingga personel Polsek Kopang yang di pimpin Kanit Reskrim mengecek dan melakukan olah TKP.

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Tembak Warga, Kapolres Lombok Timur Membantah: Itu Tidak Benar!

Bersama warga, kepolisian mengangkat orok bayi tersebut dan membawanya langsung ke RSUD Praya, Lombok Tengah untuk dilakukan visum et-revertum.

Terkait hal itu, Kapolsek Kopang AKP Suherdi membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan, kepolisian telah meminta keterangan beberapa orang saksi di lokasi kejadian.

Diantaranya Muazim, Saharudin, dan Wijaya warga setempat.

Saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved