Breaking News:

Oknum Polisi Diduga Tembak Warga, Kapolres Lombok Timur Membantah: Itu Tidak Benar!

Diduga terjadi insiden penembakan aparat polisi kepada warga di Desa Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR – Diduga terjadi insiden penembakan aparat polisi kepada warga di Desa Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Informasi yang dihimpun TribunLombok.com, insiden tersebut terjadi pukul 22.30 Wita, di Dusun Marang Selatan, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur.

Ketika itu anggota Polres Lombok Timur tengah mengamankan konflik antar warga, di rumah Tuan Guru  Haji Muslihin.

Saat  berusaha membubarkan massa, dua orang warga dikabarkan diduga terkena tembakan polisi.  

Korban M Kadri Ramdan (18), diduga luka tembak di pelipis kepala di atas telinga dan Lalu Hasbi (25), diduga kena luka tembak terkena peluru di paha.

Baca juga: Menteri Perhubungan Jajal Sirkuit Mandalika Pakai Motor Listrik Gesits

Terkait informasi tersebut, Polres Lombok Timur membantah dengan tegas.

Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono dalam keterangan persnya mengatakan, isu penembakan oleh anggota Brimob tidak benar.

Warga menurutnya hanya terkena benda tumpul.

Pada saat itu, salah satu anggota polsek mengangkat korban yang jatuh dan membawanya ke puskesmas untuk dirawat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved