Breaking News:

Berita Lombok

Fakta Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur, Diam-diam Ambil Senjata Lalu Tembak Teman hingga Tewas

Deretan fakta aksi Bripka MN tempa Briptu Hairul hingga tewas di Lombok Timur, ada temuan selongsong peluru di lokasi

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Wulan Kurnia Putri
ISTIMEWA
Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT – Sampai saat ini motif penembakan Bripka MN yang membuat Briptu Hairul Tamimi tewas masih teka teki.

Meski demikian, dari hasil pemeriksaan awal, sejumlah fakta kasus penembakan itu mulai terungkap.

Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono yang ditemui usai prosesi pemakaman korban mengungkapkan, selongsong peluru yang ditemukan di lokasi kejadian merupakan peluru laras panjang jenis V2.

Senjata tersebut merupakan senjata organik shabara yang menjadi inventaris Polsek Wanasaba, Polres Lombok Timur.

”Senjata ini berada di polsek penggunaanya harus atas seizin pimpinan di polsek,” katanya, Selasa (26/10/2021).

Terkait pelaku memiliki izin menggunakan senjata tersebut atau tidak masih didalami.

Baca juga: Polisi Tewas Ditembak Rekan Polisinya di Lombok Timur, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Setimpal

Tapi dari hasil pemeriksaan awal, tersangka Bripka MN mengambil senjata secara diam-diam.

Artinya dia mengambil senjata tanpa izin pimpinan.

“Setelah menggunakan dia menggembalikan, seolah-olah tidak (pernah menggunakan),” bebernya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved