Pelaksanaan MotoGP Junior di Sirkuit Mandalika Serahkan ke Pemprov NTB
Gubernur Provinsi NTB Zulkieflimansyah bersama jajaran OPD lingkup Pemprov NTB melakukan rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan IATC
Penulis: Sri Handayani | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Sejumlah persiapan dilakukan menjelang pelaksanaan Event Idemitsu Asian Talent Cup (ATC), tanggal 12-14 November 2021, di Pertamina Mandalika International Street Circuit.
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah bersama jajaran OPD lingkup Pemprov NTB melakukan rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan IATC, pendopo gubernur NTB, Jumat (22/10/2021).
Dalam pertemuan itu terungkap, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyerahkan pelaksanaan event IATC sepenuhnya kepada Pemprov NTB.
Dengan catatan bertanggungjawab terkait keamanan fasilitas di arena sirkuit.
Baca juga: Jelang World Superbike 2021, Tentara Ganteng Disiapkan Jaga Keamanan Mandalika dan Gili Trawangan
Menjamin kebersihan dan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat kepada seluruh penonton.
Mewajibkan penonton divaksin 2 kali, melakukan rapid antigen dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
IATC sendiri merupakan ajang balap untuk menjaring para pembalap muda sebagai calon pembalap MotoGP.
Baca juga: Event WSBK di Mandalika Diperkirakan Serap Tenaga Kerja 8 hingga 12 Ribu Orang
Sehingga ajang ini kerap dijuluki balap MotoGP junior.
Terkait hal itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, jumlah penonton IATC diperkirakan mencapai 15 ribu orang.
Terdiri dari masyarakat NTB dan anak-anak SMA/SMK dan santri di NTB.
"Yang ditangani oleh Dorna hanya event World Superbike (WSBK) dan MotoGP, sedangkan IATC diserahkan pelaksanaannya sepenuhnya kepada pemerintah daerah," jelas Zul.
Karena itu, seluruh OPD terkait lingkup Provinsi NTB diminta mengambil bagian mensukseskan pelaksanaan event tersebut.
”Event ini merupakan ajang memperkenalkan kepada masyarakat dan pelajar kita, untuk memberikan kesempatan kepada junior, memancing minat mereka terhadap dunia motor sport,” kata Zul.
Untuk mengantisipasi tinggi jumlah penonton yang hadir, gubernur meminta agar standarisasi protokol keamanan dan protokol kesehatan di event IATC disamakan dengan event WSBK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/tikungan-10-sirkuit-internasional-pertamina-mandalika.jpg)