Breaking News:

WNA Mabuk Tabrak Pohon dan Berkata-kata Kasar ke Polisi

Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Dusun Klui, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Dok. Polres KLU
KECELAKAAN: Mobil WNA yang menabrak pohon di jalan raya Pemenang-Senggigi, Lombok Utara, Rabu (13/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK UTARA -
Diduga menyetir dalam kondisi mabuk, seorang Warga Negara Asing (WNA) menabrak pohon, di pinggir jalan raya Pemenang-Senggigi, Rabu (13/10/2021), pukul 02.00 Wita.

Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Dusun Klui, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

WNA tersebut menggunakan mobil Honda Jazz dengan plat DR 1792 XC.

Setelah menabrak pohon, bagian depan kendaraan rusak dan lampu tetap menyala. 

Tapi WNA tersebut menolak saat dievakuasi.

Baca juga: Pesawat Wings Air Putar Balik setelah Terbang 20 Menit, Ini Penjelasan Pihak Bandara Lombok

Ketika akan ditolong polisi, dia tidak ingin keluar dari dalam mobilnya.

WNA tersebut malah berkata-kata kasar kepada anggota Polsek Pemenang yang ingin membantu. 

Kapolsek Pemenang AKP Evy Nuke Maya Damayanti Febriani menerangkan, setelah mendapat laporan dari warga, tim langsung meluncur ke lokasi kecelakaan.

"Saat kami akan mengevakuasi korban, dia menolak dan tidak mau keluar dari kendaraannya. Juga tidak mau menyebutkan identitasnya," ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Pihaknya menduga pengemudi tersebut dalam kondisi mabuk saat berkendara.

Baca juga: PPKM Mikro Dinilai Strategi Tepat Tangani Kasus Covid-19 Indonesia, Masyarakat Harus Tetap Waspada

Baca juga: Pelajar Tewas Tenggelam saat Berenang di Danau Biru Lombok Tengah

Dia pun tidak mau dievakuasi dan bersikap tidak ramah kepada polisi yang menolong.

Sehubungan dengan kejadian tersebut, pihaknya menghimbau kepada masyarakat tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi mabuk.

Hal itu untuk menghindari kecelakaan.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved