Breaking News:

Debt Collector Todongkan Pistol ke Warga, Polres Lombok Barat Telusuri Keterlibatan Oknum Polisi

Polres Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) selidiki dugaan keterlibatan oknum polisi dalam kasus penodongan senpi kelompok debt collector.

Dok. Istimewa
Tangkapan layar detik-detik seorang oknum debt collector mengeluarkan pistol saat memaksa pemilik mobil ikut dengannya, Jumat (24/9/2021). 

Pemilik diketahui bernama Zaenudin Ahmad (30), warga Praya Barat Daya, Lombok Tengah.

Saat oknum debt collector menarik tangahnya, pemilik mobil berusaha menahan sambil menelpon seseorang.

Hal itu membuat oknum yang membawa pistol emosi sambil menunjukkan senjata apinya.

Insiden tersebut terjadi di kantor Desa Bagek Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (24/9/2021), sekitar pukul 17.00 Wita.

Saat itu, korban sedang menghadiri kegiatan pengkaderan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Kericuhan dipicu saat oknum debt collector tiba-tiba datang meminta menyerahkan mobil Avanza merah marun yang dibawanya.  

Aksi para debt collector ini diduga dibantu oleh oknum yang mengaku sebagai aparat kepolisian.

Korban yang merasa terancam karena ditodong pistol kemudian melapor ke Polres Lombok Barat.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo menambahkan, dalam kasus pengancaman menggunakan senjata api, penyidik menetapkan tiga orang tersangka.

Mereka adalah debt collector PT Ninaga Cilinaya Sejahtera yang berkantor di Mataram.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved