Breaking News:

Keterbatasan Akses dan Pengetahuan Hambat Perempuan Lingkar Mandalika Berperan Lebih

Rendahnya tingkat pendidikan dan keterbatasan keterampilan membuat kaum perempuan kawasan Mandalika, Lombok Tengah sulit mengambil peran lebih

TribunLombok.com/Sirtupillaili
PEREMPUAN: Seorang perempuan pedagang kain tenun keliling berjalan di Pantai Kuta, Mandalika, Selasa (18/1/2019). Mereka menjual secara tradisional kepada para pelancong yang datang.   

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Rendahnya tingkat pendidikan dan keterbatasan keterampilan membuat kaum perempuan kawasan Mandalika, Lombok Tengah sulit mengambil peran lebih.

Mereka membutuhkan program pemberdayaan berkelanjutan yang sungguh-sungguh.

Sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat lebih dengan pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.

Sudiani, satu di antara tokoh perempuan Dusun Ujung Lauq mengatakan, mereka sudah tahu banyak event internasional di Sirkuit Mandalika.

Seperti World Superbike dan MotoGP.

Baca juga: Pengembangan Pariwisata NTB, Waktunya Perempuan Lingkar Mandalika Ambil Peran

Tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena keterbatasan yang dimiliki.

Tonton juga:

Sudiani pun tahu kebutuhan para pengunjung mancanegara dan domestik pada event tersebut.

”Mereka (tim peserta sirkuit dan penonton)  tentu perlu oleh-oleh seperti souvenir dan makanan dan lainnya. Tapi kami tidak bisa berbuat dan memasarkannya,” katanya pada tim Dp3AP2KB NTB yang datang ke kampungnya, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Wagub NTB Optimis Pembangunan Sirkuit Mandalika dan Fasilitasnya Tuntas Tepat Waktu

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved