Breaking News:

Mesin Mati di Tengah Luat, Dua Orang Nelayan di Mataram Selamat dari Maut

Budi Herman (34) dan Firman (30), dua orang nelayan asal Tanjung Karang Permai, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram lolos dari maut. 

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
(Dok.Kantor SAR Mataram)
EVAKUASI: Dua orang nelayan yang kapalnya mati dievakuasi tim SAR gabungan, Sabtu (4/9/2021). (Dok.Kantor SAR Mataram) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Budi Herman (34) dan Firman (30), dua orang nelayan asal Tanjung Karang Permai, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram lolos dari maut. 

Keduanya berhasil dievakuasi tim search and rescue (SAR) pos siaga SAR Bangsal, TNI, Polri, dan warga, Sabtu (4/9/2021). 

Baca juga: Kafe Tuak Gunungsari Ditertibkan karena Meresahkan Warga

Mereka nyaris menjadi korban tenggelam saat mesin kapal mereka mati. 

EVAKUASI: Dua orang nelayan yang kapalnya mati dievakuasi tim SAR gabungan, Sabtu (4/9/2021). (Dok.Kantor SAR Mataram)
EVAKUASI: Dua orang nelayan yang kapalnya mati dievakuasi tim SAR gabungan, Sabtu (4/9/2021). (Dok.Kantor SAR Mataram) (Dok.Kantor SAR Mataram)

"Mereka ditemukan di sebelah barat daya Gili Trawangan," kata Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH. 

Ia mengungkapkan, perahu yang mereka gunakan mengalami mati mesin di selatan Gili Trawangan, Lombok Utara sejak pagi tadi.

Baca juga: Tangis Haru Iringi Pemakaman Prajurit TNI Asal Bima yang Gugur di Papua 

Baca juga: Jenazah Prajurit TNI asal Bima yang Gugur di Papua Tiba di Kampung Halaman

Kedua korban ditemukan oleh nelayan setempat.

Selanjutnya mereka beserta perahunya ditarik menuju Pantai Tanjung Karang Permai.

"Kedua korban tiba sekitar pukul 15.15 Wita," tambahnya.

Berita terkini di NTB lainnya.

(*) 

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved