Breaking News:

Keluarga Pasien Ngamuk dan Ancam Nakes Pakai Parang di RSUD Bima, 2 Orang Jadi Tersangka

Dua pemuda berinisial RS dan WY, keluarga pasien yang mengamuk dan mengancam tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Bima ditetapkan sebagai tersangka

Dok. Polres Bima Kota 
DITAHAN: Dua orang pemuda yang menjadi tersangka pengancaman terhadap nakes RSUD Bima ditahan Polres Bima Kota, Sabtu (21/8/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Dua pemuda berinisial RS (18) dan WY(18), keluarga pasien yang mengamuk dan mengancam tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Bima ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka terancam mendapat hukuman penjara maksimal 2 tahun. 

"Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan," kata Kapolres Bima Kota melalui Kasi Humas Iptu Jufrin Rama dalam keterangan resminya, Minggu (22/8/2021).

Atas tindakannya, RS dan WY dijerat Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun.

“RS dan WY resmi ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan,” jelasnya.

Baca juga: Keluarga Pasien Mengamuk dan Ancam Nakes RSUD Bima Pakai Senjata Tajam

Baca juga: Kasus Pembunuhan Nenek di Ladang Jagung, Polres Sumbawa Tangkap Tiga Orang

Diberitakan sebelumnya, tersangka RS dan kawan-kawannya mengaku sebagai keluarga pasien. 

Mereka mengamuk dan mengancam para nakes dengan sebilah parang, di IGD RSUD Bima, Minggu (15/8/2021). 

Tonton juga:

Dari keterangan pelaku, mereka mengamuk karena pasien atas nama Rizki Fauzan yang menjadi korban panah tidak ditangani petugas. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved