Breaking News:

103 Jukir Liar Terjaring Operasi Premanisme, Polresta Mataram Dorong Pemerintah Berikan Izin

Operasi premanisme terus dilakukan Polresta Mataram. Hingga Senin (21/6/2021), sebanyak 103 orang juru parkir (Jukir) terjaring dalam operasi tersebut

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Dok. Polresta Mataram
JUMIR LIAR: Para jukir liar yang terjaring razia operasi premanisme dikumpulkan di markas Polresta Mataram, Senin (21/6/2021). (Dok. Polresta Mataram) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Operasi premanisme terus dilakukan Polresta Mataram

Hingga Senin (21/6/2021), sebanyak 103 orang juru parkir (Jukir) terjaring dalam operasi tersebut. 

Mereka diangkut karena tidak memiliki legalitas untuk menarik uang parkir.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, kepolisian akan mendorong pemerintah memberikan legalitas kepada para jukir liar tersebut. 

Hal itu sengat penting karena menyangkut persoalan pendapatan daerah dari retribusi. 

Baca juga: Oknum Honorer di Bima Nyambi Jualan Sabu Diringkus Polisi

"Kita mendorong pihak Dinas Perhubungan dan Dinas Pendapatan agar mereka bisa diatur dan dibina," kata Kadek Adi.

Begitu juga dengan para juru parikir, dia menghibau agar mengajukan izin ke pemerintah.

Kadek Adi berharap pemerintah mengambil langkah tepat.

JUMIR LIAR: Para jukir liar yang terjaring razia operasi premanisme dikumpulkan di markas Polresta Mataram, Senin (21/6/2021). (Dok. Polresta Mataram)
JUMIR LIAR: Para jukir liar yang terjaring razia operasi premanisme dikumpulkan di markas Polresta Mataram, Senin (21/6/2021). (Dok. Polresta Mataram) ((Dok. Polresta Mataram))

Hal itu sebagai upaya dalam meningkatkan pendapatan daerah. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved