Breaking News:

Suku Anak Dalam Jambi Resah setelah Ditemukan Banyak Bangkai Hewan Liar, Diduga Kena Racun

Masyarakat Suku Anak dalam di Jambi resah setelah menemukan banyak bangkai hewan, diduga kena racun

ISTIMEWA
Masyarakat Hukum Adat Suku Anak Dalam kelompok Temenggung Apung di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi. Mereka resah dengan ditemukannya ratusan bangkai babi, ular dan biawak tidak jauh dari aliran sungai. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi HR Hendro Sandi

TRIBUNLOMBOK.COM, JAMBI  - Masyarakat Suku Anak dalam di Jambi resah setelah menemukan banyak bangkai hewan, diduga kena racun.

Masyarakat Hukum Adat (MHA) Suku Anak Dalam (SAD) kelompok Temenggung Apung, yang berada di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi resah.

Pasalnya, banyak ditemukan ratusan bangkai babi, ular dan biawak yang sebagian besar ditemukan tidak jauh dari air atau di di pinggir-pinggir sungai.

Malenggang, salah seorang SAD, Minggu  (31/5/2021) mengatakan, saat ini masyarakat jarang menemukan hewan buruan.

"Kalau sekarang ini, jangankan mau ketemu babi. Ketemu jejak babi saja boleh dikatakan tidak ada," ujarnya lagi.

Baca juga: Gadis 14 Tahun Dirudapaksa 4 Pria Termasuk Ayah dan Anak, Korban Dipaksa Minum Pil Anjing Gila

Baca juga: Najwa Shihab Pernah jadi Korban Begal Payudara, saat Naik Angkot dan Lari Pagi di Area Terbuka

Ia mengaku menemukan bangkai hewan liar yang terbilang dilindungi, seperti beruang, kijang dan rusa.

"Anehnya, tidak satupun rajo besak (gajah) dan rajo belang (harimau) yang ditemukan mati," kata dia.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua Adat MHA SAD Kelompok Temenggung Apung, Sril. Kejadian menurutnya baru pertama kali terjadi.

"Dimana ditemukan hewan yang mati, jika kita menangkap ikan di sana dan kita makan, kita langsung merasa pusing," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: wulanndari
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved