Breaking News:

Warga Dilarang Pelesiran saat Libur Lebaran, Polres Lombok Tengah Lakukan Penyekatan

Polres Lombok Tengah melakukan penyekatan kendaraan di sejumlah titik menuju lokasi wisata di Kabupaten Lombok Tengah selama libur Idul Fitri.

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Dok. Polres Loteng
PENYEKATAN: Anggota Polres Lombok Tengah melakukan penyekatan di sejumlah pintu masuk objek wisata, Sabtu (15/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Polres Lombok Tengah melakukan penyekatan kendaraan di sejumlah titik menuju lokasi wisata di Kabupaten Lombok Tengah selama libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Kita melakukan tindakan penyekatan pengunjung yang masuk dan penutupan  lokasi objek wisata sebagai upaya tindakan preventif dan persuasif guna mencegah penyebaran COVID-19," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho,  Sabtu (15/5/2021). 

Personelnya melakukan penyekatan di berberapa titik yakni di intersec depan Pos Labulia, simpang tiga kangi Kecamatan Praya Barat menuju pantai Selong Belanak. 

PENYEKATAN: Anggota Polres Lombok Tengah melakukan penyekatan di sejumlah pintu masuk objek wisata, Sabtu (15/5/2021). 
PENYEKATAN: Anggota Polres Lombok Tengah melakukan penyekatan di sejumlah pintu masuk objek wisata, Sabtu (15/5/2021).  (Dok. Polres Loteng)

Kemudian di depan Pasar Sengkol, Kecamatan Pujut menuju ke wilayah Pantai Kuta atau kawasan Mandalika.

Baca juga: Rampok Rumah Pemuka Agama di Lombok Tengah, si Capek Kuras Emas dan Uang Rp 36,5 Juta

Baca juga: Posko THR Terima 2.897 Laporan Pekerja, 18 Aduan Berasal dari NTB

Baca juga: Pemprov NTB Buka 4.865 Formasi CPNS dan PPPK, Ini Jadwal dan Tahapan Seleksinya

"Kami tidak akan segan untuk memutar balik pengendara, terutama pengunjung yang berasal dari luar Kabupaten Lombok Tengah dan pengunjung yang melanggar protokol kesehatan Covid-19," tegas Kapolres.

Dalam melakukan pengamanan libur akhir pekan dan libur keagamaan, Polres Lombok Tengah berkoordinasi dengan TNI, pemerintah daerah Lombok Tengah dan  instansi lainnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan jumlah kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan selama libur panjang.

Karena lokasi objek wisata sangat riskan dan berpotensi terjadinya kerumunan.

"Pada masa pandemi Covid-19 ini kami berharap masyarakat tetap di rumah meski pun libur," imbuhnya.

Hal itu semata-mata untuk memutus penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah

Berita terkini di NTB lainnya.

(*) 

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved