Breaking News:

Posko THR Terima 2.897 Laporan Pekerja, 18 Aduan Berasal dari NTB

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 telah menerima 2.897 laporan

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Disnakertrans NTB
TUNJANGAN PEKERJA: Kepala Disnakertrans NTB I Gede Putu Aryadi menghadiri pertemuan virtual dengan Menaker Ida Fauziyah, Rabu (12/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili
                                                                      TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 telah menerima 2.897 laporan dari masyarakat. 

Laporan tersebut, terdiri dari 692 konsultasi THR dan 2.205 pengaduan THR.

Namun setelah dilakukan verifikasi dan validasi dengan melihat aspek kelengkapan data, duplikasi aduan, dan repetisi yang melakukan pengaduan, hanya 977 aduan yang perlu ditindaklanjuti.

Hal itu diungkap Menaker Ida Fauziyah saat press conference secara virtual bersama para Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi se-indonesia, Rabu (12/5/2021).

Dijelaskannya, terdapat lima isu pengaduan yang dilaporkan masyarakat ke Posko THR 2021.

Baca juga: Polisi Masih Putar Balikkan Pemudik di H+1 Lebaran, Ini Dua Rencana Kemenhub Atasi Arus Balik 2021

Pertama, THR dibayar dicicil oleh perusahaan.

Kedua, THR dibayarkan 50 persen atau antara 20- 50 persen.

Ketiga, THR dibayar tidak penuh karena ada pemotongan gaji.

Baca juga: Pakaian Nyangkut di Gir Motor, Gadis asal Pagutan Mataram Jatuh dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Keempat, THR tidak dibayarkan 1 bulan gaji.

Kelima, THR tidak dibayar karena COVID-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved